Liga Europa: UEFA Selidiki Kasus Pelecehan Rasial Terhadap Ibrahimovic

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berjalan ke luar lapangan usai diganjar kartu merah saat bertanding melawan Inter Milan dalam Quarterfinal Coppa Italia di San Siro, Milan, Italia, 26 Januari 2021. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berjalan ke luar lapangan usai diganjar kartu merah saat bertanding melawan Inter Milan dalam Quarterfinal Coppa Italia di San Siro, Milan, Italia, 26 Januari 2021. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - UEFA secara resmi menyelidiki terkait kasus pelecehan rasial terhadap pemain AC Milan Zlatan Ibrahimovic pada laga Liga Europa di kandang Red Star Belgrade di Serbia, Jumat pekan lalu.

    "Seorang Inspektur Etika dan Disiplin telah ditunjuk hari ini untuk melakukan penyelidikan disipliner mengenai insiden yang terjadi selama pertandingan putaran 32 Liga Europa UEFA," kata UEFA dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

    Media Serbia melaporkan bahwa Zlatan Ibrahimovic dihina oleh seseorang yang duduk di area VIP stadion Red Star selama pertandingan itu pada 18 Februari. Dalam pertandingan itu, Ibrahimovic memang berada di bangku cadangan, tetapi tidak diturunkan hingga laga berakhir imbang 2-2.

    Baca: AC Milan vs Inter Milan 0-3, Reaksi Tak Terduga Ibrahimovic untuk Gol Lukaku

    Sorotan kamera menangkap seorang suporter yang melontarkan ejekan terkait etnis Ibrahimovic yang berasal dari Bosnia-Herzegovina. Red Star sendiri sudah mengeluarkan permintaan maaf kepada Zlatan Ibrahimovic. Mereka menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku.

    Pada pekan ini giliran Red Star Belgrade yang akan bertandang ke markas AC Milan, Stadion San Siro. Skuad asuhan Stefano Pioli bisa lolos ke babak 16 besar jika bermain imbang tak lebih dari 2-2.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.