Parma vs Inter Milan 1-2, Alexis Sanchez: Kami di Jalur Tepat Menuju Juara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Inter Milan Alexis Sanchez. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pemain Inter Milan Alexis Sanchez. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, JakartaAlexis Sanchez menegaskan Inter Milan hanya fokus untuk menghindari membuat kesalahan agar tetap berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar juara Liga Italia.

    Alexis Sanchez membukukan dua gol saat membantu Inter mengalahkan Parma 2-1 dalam laga pekan ke-25 Liga Italia di Ennio Tardini pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

    Dengan hasil tersebut, Inter melanjutkan rentetan kemenangan jadi enam pertandingan beruntun, sekaligus memantapkan posisi di puncak klasemen dengan koleksi 59 poin, unggul enam poin atas rival sekotanya AC Milan di urutan kedua.

    "Ini pertandingan yang berat, tetapi liga ini memang demikian adanya. Anda harus berjuang untuk jika ingin meraih kemenangan," kata Sanchez selepas laga dilansir laman resmi Inter.

    "Kami berada di jalur yang tepat dan berusaha untuk fokus dengan pertandingan kami sendiri dan sebisa mungkin meminimalkan kesalahan," ujarnya menambahkan.

    Menurut Sanchez, kekalahan Inter di final Liga Europa musim lalu menjadi titik balik bagi timnya untuk terus meningkatkan kemampuan di bawah arahan pelatih kepala Antonio Conte.

    "Setelah kekalahan final Liga Europa, segenap tim ini ingin meningkatkan kemampuan, terutama para pemain muda," katanya.

    "Berkat kerja hebat pelatih, kami mengambil langkah selanjutnya itu untuk terus berkembang," pungkas Sanchez.

    Baca Juga: Rekap Hasil Bola Jumat Dinihari

    Inter Milan selanjutnya akan menjamu Atalanta dalam lanjutan Liga Italia di Giuseppe Meazza pada Senin (8 Maret) dalam upaya terus mencengkeram kepemimpinan klasemen Liga Italia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.