Kisah Manchester City Dimulai Tim Kriket Bentukan Wanita Anak Kepala Gereja

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manchester City. REUTERS/Phil Noble REFILE

    Manchester City. REUTERS/Phil Noble REFILE

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini Manchester City menjadi klub sepak bola Liga Inggris yang patut diperhitungkan kehebatan dan prestasinya baik, di liga domestik maupun internasional. Namun dalam sejarahnya, sejak ia berkembang menjadi kulub super power Liga Inggris, pernah mengalami pasang surut dan merangkak hingga akhirnya ditasbihkan sebagai The Big Six seperti Tottenham Hotspur, Liverpool, Manchester united, Arsenal, dan Chelsea.

    Klub Man City yang bermarkas di Etihad Stadium ini berawal dari asosiasi paroki pemuda gereja untuk berolahraga. Keputusan ini dirancang sosok wanita bernama Anna Cornell, anak Kepala Gereja St. Mark’s, Arthur cornell.

    Awalnya asosiasi olahraga tersebut membentuk tim kriket pada 1868 dan pada 1875 menambahkan daftar olahraga sepak bola di dalamnya. Lalu, pada 1880 resmi tim sepak bola tersebut berganti nama menjadi St. Marks (West Gordon).

    Seiring berjalannya waktu dan memiliki stadion baru—Hyde Road, Ardwick, nama klub berubah menjadi Ardwick A.F.C pada 1887. Ardwick memulai kompetisi di Divisi 2 Liga Inggris pada 1892. Permasalahan yang cukup krusial mulai ditemukan pada 1893-1894 karena masalah keuangan. Oleh karena itu klub ini ditata ulang dan memiliki nama Manchester City Football Club.

    Klub yang berhasil direorganisasi ini berhasil masuk ke Liga Inggris dan pada 1904, Manchester City menjadi klub asal Manchester pertama yang berhasil menjuarai piala FA untuk pertama kalinya, setelah mengalahkan Bolton Wanderes.

    Klub yang juga sering disebut Man City ini harus mengalami pasang surut setelah perang dunia pertama. Mereka harus berpindah stadion, bahkan pada 1926 harus terdegradasi ke Divisi 2 Liga Inggris. Walaupun pada tahun itu Man City mampu mengalahkan rival sekotanya, Manchester United dengan skor telak 1-6.

    Man City sering merasakan naik-turun kasta Liga Inggris dan pernah dinobatkan sebagai juara bertahan Divisi 2 Liga Inggris. Walaupun, pada era 1960-1970 sering mengikuti kompetisi Liga Champions dan Liga Eropa. Pada era tersebut City mampu meraih beberapa gelar diantaranya, Juara Liga Inggris (1967-1968), Juara Piala FA (1968-1969), hingga Community Shield (1972).

    Baca: Tentang 3 Legenda Manchester City: Carlos Tavez, David Silva, Vincent Kompany

    Kejayaan klub yang berjuluk The Citizens dimulai pada 2008 saat kepemilikan klub dibeli oleh politisi Uni Emirate Arab, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan. Klub berani membeli pemain dan pelatih yang memiliki segudang pengalaman. Hal ini terbukti pada musim 2011-2012 Man City berhasil memperebutkan gelar juara Liga Inggris di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini.

    Hingga saat ini Manchester City sudah mengantongi 6 gelar Liga Inggris, 7 gelar Divisi Kedua, 6 gelar juara Piala FA, 7 gelar Piala Liga, 5 gelar Community Shield, dan 1 gelar Liga Eropa.

    GERIN RIO PRANATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H