Eks Bek Timnas Jerman Christoph Metzelder Divonis Bersalah di Kasus Pornografi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pesepakbola Christoph Metzelder usai menjalani persidangan di Duesseldorf, Jerman, 29 April 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Mantan pesepakbola Christoph Metzelder usai menjalani persidangan di Duesseldorf, Jerman, 29 April 2021. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan bek timnas Jerman Christoph Metzelder divonis bersalah dalam kasus pornografi anak oleh pengadilan di Duesseldorf pada Kamis, 29 April 2021, dengan hukuman percobaan kurungan 10 bulan.

    Putusan itu menjadi ujung dari kasus yang diselidiki sejak 2019. Metzelder menerima vonis tersebut setelah sempat mengakui bahwa dia secara sadar mengirimkan foto bermuatan pornografi anak melalui Whatsapp kepada salah satu koleganya.

    "Saya mengirim foto-foto itu walau tahu ada penderitaan yang tak terperi dari anak-anak itu di dalam setiap berkas yang dikirimkan," kata Metzelder di hadapan pengadilan, dilansir Reuters.

    "Saya meninggalkan luka yang tidak akan pernah sembuh dan terus membekas sepanjang sisa hidup saya. Saya menerima putusan ini," ujarnya menambahkan.

    ADVERTISEMENT

    Metzelder merupakan mantan penggawa timnas Jerman yang menjadi runner-up Piala Dunia 2002 dan memiliki catatan 47 kali bersama tim Panzer termasuk di Piala Dunia 2006.

    Ia juga pemilik medali juara Liga Jerman saat memenanginya bersama Borussia Dortmund, serta sempat berseragam Schalke 04 dan Real Madrid.

    Kasus pornografi anak yang membelit Christoph Metzelder membuat dia harus mundur dari kursi presiden klub masa kecilnya, TuS Haltern, pada 2019. Akibat tersangkut kasus itu pula, yayasan miliknya yang sebelumnya banyak melakukan kerja sosial untuk anak-anak kini nonaktif.

    Baca Juga: Pensiun, Metzelder Antusias Jadi Komentator


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.