Piala Dunia 2022: Profil Timnas Argentina, Menanti Tarian Terakhir Lionel Messi

Reporter

Pemain Argentina Lionel Messi melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mengalahkan Italia dalam pertandingan Finalissima di Stadion Wembley, London, 2 Juni 2022. REUTERS/David Klein

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Argentina datang ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan ambisi besar. Setelah meraih Copa America 2021 dan menjadi juara Finalissima dengan mengalahkan juara Euro 2020, Italia, Lionel Messi dan kawan-kawan berada dalam tren positif untuk membidik trofi ketiga turnamen sepak bola terbesar di dunia empat tahunan tersebut. 

Diisi sejumlah pemain yang berlaga di liga top dunia, Argentina mengamankan satu tiket ke Qatar setelah menjadi tim peringkat kedua kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan atau CONMEBOL. Mengoleksi 39 poin dari 17 pertandingan, La Albiceleste berada di bawah Brasil yang mampu tampil dominan dengan koleksi 45 poin. 

Messi menjadi bintang Argentina sepanjang babak kualifikasi. Saat mengalahkan Bolivia 3-0 di Stadion Antonio Vespucio Liverti, Argentina, ia mencetak hat-trick dan membuatnya melampaui rekor legenda sepak bola Brasil, Pele, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah konfederasi Amerika Selatan. 

Kontroversi terjadi di penghujung kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada September lalu, pertandingan Brasil dan Argentina ditunda lantaran ada dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Pertandingan sempat berjalan selama enam menit sebelum pejabat kesehatan Brasil dan polisi, sambil memegang dokumen, datang ke lapangan menuduh pemain Argentina melanggar aturan Covid-19.

FIFA sejak itu memerintahkan permainan untuk dimainkan ulang sambil juga memberikan denda dan skorsing. Namun, setelah kedua tim lolos ke Qatar, FIFA memberi persetujuan untuk menghentikan pertandingan Brasil dan Argentina. 

Sejarah Panjang Argentina di Piala Dunia

Argentina tercatat sebagai juara pada 1978 dan 1986. Di Piala Dunia 1978, La Albiceleste diisi sejumlah pemain bintang seperti Mario Kempes, Ubaldo Fillol, Alberto Tarantini, Leopoldo Luque dan Daniel Valencia. Hasilnya, mereka menjadi juara di kandang sendiri.

Empat tahun kemudian di Spanyol, Argentina masih dihuni sejumlah pemain andalan di edisi 1978 seperti Mario Kempes dan Alberto Tarantini. Meski hanya mampu melaju ke babak kedua, ajang ini menjadi panggung utama debut legenda, Diego Maradona.

Argentina merebut panggung utama Piala Dunia 1986 di Meksiko. Tarian Tim Tango dimotori Ricardo Giusti, Sergio Batista dan Jorge Valdano. Ketiganya berhasil mengimbangi permainan apik dan nyentrik Maradona untuk membawa negaranya meraih gelar kedua dalam sejarah. 

Pada 1990 di Italia, Claudio Caniggia yang menjadi pembunuh tim besar Brasil dan Italia. Sayangnya, Argentina kalah dari Jerman di final. Kegagalan berlanjut pada edisi 1994 di Amerika Serikat. Tim Tango sukses lolos dari fase grup setelah mengalahkan Yunani 4-1 lewat hat-trick Gabriel Batistuta dan menundukkan Nigeria 2-1. Sayangnya, sang kapten, Diego Maradona, terbukti menggunakan doping. Langkah La Albiceleste terhenti di babak 16 besar. 

Empat tahun kemudian, pelatih Daniel Passarella membuat ulah dengan memberlakukan larangan rambut panjang kepada para pemainnya. Akibatnya, Fernando Redondo yang menolak untuk memotong rambutnya dikeluarkan dari Tim Tango. Namun, khusus untuk Batistuta, karena desakan suporter La Albiceleste, Passarella tetap memanggilnya. Pada edisi kali ini, Argentina disingkirkan Belanda lewat gol indah Dennis Bergkamp di perempat final.

Berikutnya profil timnas Argentina dan perkiraan skuad di Piala Dunia...






Jadwal Piala Dunia 2022 Selasa 6 Desember: Maroko vs Spanyol dan Portugal vs Swiss

51 menit lalu

Jadwal Piala Dunia 2022 Selasa 6 Desember: Maroko vs Spanyol dan Portugal vs Swiss

Jadwal Piala Dunia 2022 pada Selasa malam 6 Desember akan menghadirkan 2 laga babak 16 besar: Maroko vs Spanyol dan Portugal vs Swiss.


Piala Dunia 2022: Korea Selatan Disingkirkan Brasil, Paulo Bento Langsung Mundur

1 jam lalu

Piala Dunia 2022: Korea Selatan Disingkirkan Brasil, Paulo Bento Langsung Mundur

Paulo Bento mengundurkan diri dari posisi pelatih Timnas Korea Selatan setelah dikalahkan Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2022.


Piala Dunia 2022: 10 Fakta Menarik dari Laga Brasil vs Korea Selatan yang Berakhir 4-1

2 jam lalu

Piala Dunia 2022: 10 Fakta Menarik dari Laga Brasil vs Korea Selatan yang Berakhir 4-1

Timnas Brasil lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Korea Selatan 4-1.


Hasil Piala Dunia 2022: Timnas Kroasia Singkirkan Jepang, Simak 10 Fakta Menarik

2 jam lalu

Hasil Piala Dunia 2022: Timnas Kroasia Singkirkan Jepang, Simak 10 Fakta Menarik

Timnas Kroasia lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Jepang.


Rekap Hasil Piala Dunia 2022: Brasil dan Kroasia Lolos, 6 Tim Sudah di Perempat Final

2 jam lalu

Rekap Hasil Piala Dunia 2022: Brasil dan Kroasia Lolos, 6 Tim Sudah di Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2022 pada Senin, 5 Desember: Jepang vs Kroasia 1-1 (penalti 1-3), Brasil vs Korea Selatan 4-1.


Babak II, Skor Akhir Brasil Kalahkan Korea Selatan 4-1

3 jam lalu

Babak II, Skor Akhir Brasil Kalahkan Korea Selatan 4-1

Brasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 4-1 dalam pertandingan di Stadion 674 Qatar. Langkah Korea terhenti dan harus angkat koper.


Babak Pertama, Brasil Bantai Korea Selatan 4-0

4 jam lalu

Babak Pertama, Brasil Bantai Korea Selatan 4-0

Brasil berhasil melesakkan empat gol ke gawang Korea Selatan pada babak pertama. Neymar sumbang gol lewat titik penalti.


Duel Portugal vs Swiss di Piala Dunia 2022, Detail Strategi akan Sangat Menentukan

6 jam lalu

Duel Portugal vs Swiss di Piala Dunia 2022, Detail Strategi akan Sangat Menentukan

Duel Portugal vs Swiss akan tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 pada Rabu, 7 Desember 2022, pukul 02.00 WIB


Drama Adu Penalti, Jepang Gagal Tembus Perempat Final

6 jam lalu

Drama Adu Penalti, Jepang Gagal Tembus Perempat Final

Lewat drama adu penalti, Jepang akhirnya gagal mewujudkan mimpinya untuk tembus perempat final Piala Dunia setelah kalah dari Kroasia.


Kroasia Versus Jepang 1-1 di Babak Kedua, Pertandingan Lanjut ke Babak Tambahan

7 jam lalu

Kroasia Versus Jepang 1-1 di Babak Kedua, Pertandingan Lanjut ke Babak Tambahan

Kroasia berhasil menyamakan kedudukan 1-1 atas Jepang di babak kedua. Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.