Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Final Liga Champions Manchester City vs Inter Milan: Adu Taktik Pep Guardiola dan Simone Inzaghi

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi yang berhadapan di final Liga Champions 2022-23.  (REUTERS/Toby Melville, Leonhard Simon, Miguel Vidal)
Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi yang berhadapan di final Liga Champions 2022-23. (REUTERS/Toby Melville, Leonhard Simon, Miguel Vidal)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Final Liga Champions 2022-2023 akan mempertemukan Manchester City dan Inter Milan. Duel di Istanbul, Minggu dinihari, 11 Juni 2023, akan menjadi adu taktik dua pelatih handal: Pep Guardiola vs Simone Inzaghi.

Pep Guardiola lebih berpengalaman di pentas tertinggi kompetisi antarklub Eropa ini. Ia telah menghadapi sejumlah pelatih top dunia di ajang Liga Champions dalam kariernya sebagai pelatih. Ia bahkan sudah dua kali menjadi juara, bersama Barcelona pada 2008-2009 dan 2010-2011.

Sebagai pelatih Guardiola telah melewati banyak pertandingan sejak debutnya di Liga Champions pada 2008-2009. Laga terakhirnya sebagai pelatih di Liga Champions tentu saja terjadi saat membawa Manchester City menang 4-0 atas Real Madrid di laga kedua semifinal Liga Champions 2022-2023 ini.

Pada laga 17 Mei 2023 tersebut, Pep Guardiola genap telah tampil dalam 160 pertandingan Liga Champions dalam kariernya sebagai pelatih. Jumlah tersebut tidak termasuk dengan 4 laga ketika di awal-awal kariernya Pep Guardiola harus membawa Barcelona tampil dari fase kualifikasi.

Jadi, dengan jam terbang (jumlah laga) tersebut, wajar jika kemudian Pep Guardiola dan timnya, Manchester City, datang dengan status sebagai tim yang diunggulkan. Dengan 160 pertandingan di Liga Champions sebagai pelatih, rekor Guardiola sangat jauh dibandingkan pelatih kubu lawan yang akan dia hadapi, Simone Inzaghi.

Simone Inzaghi hanya memiliki jumlah 28 pertandingan Liga Champions sebagai pelatih. Jumlah itu dijalaninya yaitu 20 laga Liga Champions sebagai pelatih Inter Milan, termasuk 12 laga pada musim 2022-2023 ini, dan jauh sebelumnya yaitu 8 laga sebagai pelatih Lazio.

Dari aspek jumlah pertandingan atau jam terbang kedua pelatih inilah, memperlihatkan bahwa Pep Guardiola memang unggul atas Simone Inzaghi.

Faktor Inter Milan

Di atas kertas, Pep Guardiola memiliki peluang besar untuk membawa Manchester City juara Liga Champions jika melihat perbandingan tersebut. Namun, yang dihadapi Pep Guardiola bukan hanya Simone Inzaghi, melainkan juga Inter Milan.

Kali terakhir Pep Guardiola menghadapi Inter Milan, pria asal Spanyol ini memiliki kenangan pahit. Di semifinal kedua Liga Champions 2009-2010. Ketika itu, Inter Milan di bawah asuhan Jose Mourinho.

Dalam laga tersebut, satu gol Barcelona asuhan Pep Guardiola yang diciptakan Gerard Pique tidak cukup membawa Barcelona lolos ke final setelah di semifinal pertama kalah 1-3. Laga semifinal kedua di kandang Barcelona, hanya "pertunjukan" bagaimana Inter Milan mampu membuat Barcelona frustrasi dalam mencetak gol.

Barcelona melepaskan 15 tembakan sedangkan Inter Milan hanya satu tembakan. Sepanjang laga tersebut, Inter Milan bermain sangat bertahan. Kini, setelah 13 tahun setelah momen buruk tersebut, Pep Guardiola kembali lagi bertemu dengan Inter MIlan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tentu saja, kali ini yang dihadapi adalah Inter Milan-nya Simone Inzaghi. Namun, peristiwa 13 tahun lalu itu boleh jadi kini muncul kembali di kepala Pep Guardiola. Yang dihadapi Pep Guardiola kini adalah Inter Milan yang berbeda. Simone Inzaghi membuat Inter Milan lolos ke final dengan permainan yang menyerang.

Sepanjang musim ini, Inter Milan melepaskan 154 tembakan dengan 57 di antaranya mengarah ke gawang. Agresivitas Inter Milan juga terlihat dari area mereka menceak gol. Dari 19 gol yang diciptakan Inter Milan di Liga Champions musim ini, 18 gol di antaranya dari jantung pertahanan lawan.

Bertemu di Liga Italia

Meski keduanya belum pernah bertemu sebagai pelatih, Pep Guardiola dan Simone Inzaghi pernah berduel di sepak bola Italia. Dalam kariernya sebagai pemain, Guardiola pernah merasakan persaiangan di Liga Italia, tepatnya bersama Brescia dan AS Roma.

Salah satu momen pertemuan keduanya terjadi pada ajang Liga Italia, 4 November 2001 silam. Ketika itu, Simone Inzaghi menjadi bintang Lazio dengan membawa I Biancoceleste menggulung Brescia 5-0, 4 November 2001.

Pada laga tersebut, Pep Guardiola menyaksikan dari bangku cadangan bagaimana Simone Inzaghi menjadi bintang dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist bagi gol Hernan Crespo.

Pertemuan selanjutnya sebagai pemain terjadi pada 27 Oktober 2002 ketika Pep Guardiola sempat ke AS Roma. Namun, di laga tersebut, Pep Guardiola juga hanya cadangan.

Pertemuan ketiga terjadi pada 17 Mei 2003 ketika Pep kembali ke Bresia. Kali ini, keduanya sama-sama sebagia pemain inti namun tidak lama keduanya sama-sama di lapangan karena Simone Inzaghi digantikan pada menit ke-31.

Kini, keduanya bertemu lagi. Pep Guardiola telah muncul sebagai pelatih top dunia, berkelas. Namun, status tersebut kini ditantang oleh pelatih "minim pengalaman" di Liga Champions, Simone Inzaghi.

Pep Guardiola akan kembali berusaha memperagakan gaya khasnya: permainan menyerang dengan mengandalkan penguasaan bola. Inzaghi membawa DNA gaya Italia: mengandalkan pertahanan kokoh dengan serangan balik yang cepat.

Pilihan Editor: Prediksi Manchester City vs Inter Milan di Final Liga Champions Malam Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

3 hari lalu

Pemain Liverpool Mohamed Salah. REUTERS/Carl Recine
32 Tahun Mohamed Salah Pemain Mesir Bersinar di Liverpool

Karier sepak bola Mohamed Salah kapten Timnas Mesir ini terus bersinar bersama Liverpool di usianya yang ke-32.


Berlanjut dengan Manchester City, Simak Perjalanan Karier Stefan Ortega

4 hari lalu

Stefan Ortega. FOTO/instagram/stefan.ortega1
Berlanjut dengan Manchester City, Simak Perjalanan Karier Stefan Ortega

Stefan Ortega Moreno menandatangani kontrak perpanjangan dengan Manchester City hingga 2026


Mengapa Borussia Dortmund Berpisah dengan Pelatih Edin Terzic Hanya 2 Pekan setelah Final Liga Champions?

5 hari lalu

Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic. Doc. UEFA.
Mengapa Borussia Dortmund Berpisah dengan Pelatih Edin Terzic Hanya 2 Pekan setelah Final Liga Champions?

Borussia Dortmund resmi mengumumkan berpisah dengan pelatih Edin Terzic dua pekan setelah tampil di Liga Champions.


Maju Mundur Real Madrid Ikut Piala Dunia Antarklub

7 hari lalu

Real Madrid menjuarai Piala Dunia Antarklub 20222. REUTERS/Susana Vera
Maju Mundur Real Madrid Ikut Piala Dunia Antarklub

Real Madrid telah mengonfirmasi bahwa mereka akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub FIFA. Meski sebelumnya Carlo Ancelotti tak ambil bagian.


Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

8 hari lalu

Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

Real Madrid resmi mengumumkan bahwa mereka siap ikut serta untuk bermain di kompetisi Piala Dunia Antarklub 2025.


Bursa Transfer Liga Inggris: Stefan Ortega Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2026

10 hari lalu

Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan kiper Stefan Ortega. Action Images via Reuters/Paul Childs
Bursa Transfer Liga Inggris: Stefan Ortega Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2026

Penjaga gawang asal Jerman Stefan Ortega resmi memperpanjang kontrak dengan Manchester City selama satu musim hingga akhir musim 2026.


5 Pemain Real Madrid dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak

13 hari lalu

Pemain Real Madrid, Toni Kroos dan Luka Modric merayakan gelar juara Liga Champions di Wembley Stadium, London, 1 Juni 2024. Empat pemain Real Madrid, Luka Modric, Dani Carvajal, Toni Kroos, dan Nacho Fernandez meraih gelar Liga Champions keenam, menyamai rekor Paco Gento. REUTERS/Sarah Meyssonnier
5 Pemain Real Madrid dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak

Real Madrid kembali mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Champions ke-15, mengantarkan 4 pemain sebagai pemain dengan koleksi trofi Liga Champions terbanyak.


3 Kabar Kylian Mbappe, Bahagia di Real Madrid Hingga Tidak Masuk Skuad Timnas Prancis

13 hari lalu

Pemain Paris St Germain Kylian Mbappe berpose dengan sejumlah trofi saat melakukan selebrasi usai memenangkan Liga Prancis Ligue 1 usai kalahkan Toulouse di Parc des Princes, Paris, 13 Mei 2024. REUTERS/Benoit Tessier
3 Kabar Kylian Mbappe, Bahagia di Real Madrid Hingga Tidak Masuk Skuad Timnas Prancis

Pada unggahan instagram pribadinya @k.mbappe, Kylian Mbappe mengungkapkan rasa bahagia bisa bergabung dengan Real Madrid.


Membedah Aturan 'Transaksi Pihak Terkait' yang Sedang Digugat Manchester City dan Konsekuensinya Bila Dikabulkan

13 hari lalu

Pemain Manchester City Erling Braut Haaland dan Ederson menyemprotkan sampanye saat parade perayaan keberhasilan menjuarai Liga Inggris di Manchester, 27 Mei 2024. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Membedah Aturan 'Transaksi Pihak Terkait' yang Sedang Digugat Manchester City dan Konsekuensinya Bila Dikabulkan

Manchester City menggugat Premier League, operator Liga Inggris, untuk menghapus aturan Transaksi Pihak Terkait (Associated Party Transaction).


Bos Manchester City Optimistis Bisa Yakinkan Pep Guardiola untuk Bertahan dalam Jangka Panjang

14 hari lalu

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Action Images via Reuters/Paul Childs
Bos Manchester City Optimistis Bisa Yakinkan Pep Guardiola untuk Bertahan dalam Jangka Panjang

Direktur Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, optimistis bisa meyakinkan dan mencari solusi agar Pep Guardiola mau bertahan dalam jangka panjang.