Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Uruguay Gagal ke Final Copa America 2024 Usai Dikalahkan Kolombia, Marcelo Bielsa Sebut Dirinya yang Harus Bertanggung Jawab

image-gnews
Pelatih Uruguay Marcelo Bielsa. Vincent Carchietta-USA TODAY Sports
Pelatih Uruguay Marcelo Bielsa. Vincent Carchietta-USA TODAY Sports
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Uruguay gagal melaju ke final Copa America 2024 setelah dikalahkan Kolombia dengan skor 0-1. Juara 15 kali yang difavoritkan memenangkan laga semifinal yang berlangsung di Stadion Bank of America di Charlotte itu kalah meski unggul jumlah pemain sejak akhir babak pertama, Kamis, 11 Juli 2024. 

Gol Jefferson Lerma pada menit ke-39 menjadi penentu kemenangan Kolombia. Tim berjuluk Los Cafeteros mampu mempertahankan keunggulannya hingga laga berakhir meski mereka bermain dengan sepuluh pemain setelah Daniel Munoz mendapat kartu merah pada tambahan waktu babak pertama. 

Kegagalan Uruguay ke partai puncak di luar perkiraan kebanyakan orang. Apalagi, mereka maju ke babak empat besar setelah menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat dan juara Piala Dunia lima kali Brasil.

Berbicara kepada wartawan seusai laga, pelatih Marcelo Bielsa mengatakan bahwa skuadnya memiliki lebih banyak talenta dibandingkan Kolombia. Karena itu, ia pun menegaskan bahwa dirinya yang harus bertanggung jawab atas kegagalan timnya lolos ke final.

"Uruguay berada dalam kondisi yang mestinya bisa memenangkan pertandingan ini jika Anda menilai bakat individu di setiap skuad,” kata Bielsa.

“Saya mengelola tim yang, menurut saya, memiliki bakat individu yang lebih kuat dibandingkan lawan, dan kami tidak mampu membuat perbedaan yang saya pikir akan kami buat jika membandingkan kedua formasi tersebut."

“Saya pribadi bertanggung jawab karena tidak mencapai hasil, meski memiliki pemain yang mampu lebih unggul dari lawan," ujarnya.

Kolombia vs Uruguay. Foto : X

Bielsa mengungkapkan timnya tidak mampu memanfaatkan kelebihan pemain dan keunggulan kualitas pemain secara individu. "Secara logis, manajer yang melatih tim yang lebih lemah menunjukkan bahwa ia lebih unggul daripada pelatih yang memiliki pemain-pemain terbaik."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam laga itu, Uruguay mampu memiliki sejumlah peluang gol pada babak pertama. Namun, mereka justru kesulitan menciptakan peluang setelah Kolombia bermain dengan sepuluh pemain. 

"Babak pertama, meski kami tidak mendominasi penguasaan bola, sangat seimbang, dan kami seharusnya bisa membuat perbedaan. Dengan satu pemain yang tertinggal di babak kedua untuk Kolombia, pertandingan terhenti total," kata Bielsa.

Dia menyayangkan terbuangnya peluang yang seharusnya menjadi gol di babak pertama. Dengan keunggulan yang dimiliki, Bielsa melanjutkan, seharusnya bisa lebih menghancurkan lawan. Tapi, yang terjadi tidak demikian. Pada menit-menit akhir, timnya mencoba segala cara dan kembali bisa menciptakan peluang sebelum akhirnya laga berakhir. 

Setelah pertandingan berakhir, pemain Uruguay bentrok dengan pendukung Kolombia di tribun penonton. Badan sepak bola CONMEBOL langsung bergerak menyelidiki insiden tersebut. 

Uruguay selanjutnya akan menghadapi Kanada dalam pertandingan playoff perebutan posisi ketiga Copa America 2024 pada Minggu, 14 Juli 2024 dengan jadwal kick-off 07.00 WIB.

REUTERS

Pilihan Editor: Penyebab Pemain Uruguay, Termasuk Darwin Nunez, Berkelahi dengan Suporter Kolombia usai Semifinal Copa America 2024

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Incaran Manchester United, Mengenal Manuel Ugarte Gelandang PSG

1 hari lalu

Pemain Sporting CP Manuel Ugarte. REUTERS/David Klein/File Photo
Incaran Manchester United, Mengenal Manuel Ugarte Gelandang PSG

Manchester United atau MU dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Manuel Ugarte


Siapakah Manuel Ugarte, yang Dikabarkan Sepakat untuk Bergabung dengan Manchester United?

3 hari lalu

Manuel Ugarte. Dok.PSG
Siapakah Manuel Ugarte, yang Dikabarkan Sepakat untuk Bergabung dengan Manchester United?

Manchester United (MU) dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Manuel Ugarte, pemain Timnas Uruguay yang bermain di PSG.


Reaksi Lionel Messi soal Kasus Rasisme yang Menjerat Enzo Fernandez Usai Menang Copa America 2024

3 hari lalu

Lionel Messi dari Argentina selama latihan bersama timnas negaranya sebelum final  Copa America 2024 melawan Kolombia di Miami, Florida, Amerika Serikat, 11 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Reaksi Lionel Messi soal Kasus Rasisme yang Menjerat Enzo Fernandez Usai Menang Copa America 2024

Rodrigo De Paul mengungkapkan pesan Lionel Messi kepada Enzo Fernandez dan para pemain Timnas Argentina lainnya.


Wakil Menteri Olahraga Argentina Dipecat Usai Desak Lionel Messi Minta Maaf atas Rasisme yang Dilakukan Enzo Fernandez

4 hari lalu

Wakil Menteri Olahraga Argentina Julio Garro. a24.com
Wakil Menteri Olahraga Argentina Dipecat Usai Desak Lionel Messi Minta Maaf atas Rasisme yang Dilakukan Enzo Fernandez

Wakil Menteri Olahraga Argentina Julio Garro menyesali pernyataannya yang meminta Lionel Messi meminta maaf ke para pemain timnas Prancis.


5 Fakta Kasus Rasisme Enzo Fernandez Saat Rayakan Juara Copa America 2024 Bersama Argentina

4 hari lalu

Pemain Argentina Enzo Fernandez. REUTERS
5 Fakta Kasus Rasisme Enzo Fernandez Saat Rayakan Juara Copa America 2024 Bersama Argentina

Enzo Fernandez melakukan tindakan rasisme bersama para pemain timnas Argentina lain saat merayakan gelar juara Copa America 2024.


Enzo Fernandez Diunfollow Rekan Tim Usai Pimpin Chant Rasis

5 hari lalu

Enzo Fernandez. FOTO/Instagram/transfers
Enzo Fernandez Diunfollow Rekan Tim Usai Pimpin Chant Rasis

Enzo Fernandez disinyalir tidak disukai pemain Prancis usai pimpin chant rasis.


Pemerintah Argentina Desak Lionel Messi Minta Maaf ke Timnas Prancis Atas Tindakan Rasis Enzo Fernandez

5 hari lalu

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas Kanada, dalam Semifinal Copa America di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Pemerintah Argentina Desak Lionel Messi Minta Maaf ke Timnas Prancis Atas Tindakan Rasis Enzo Fernandez

Lionel Messi diminta muncul ke publik dan meminta maaf ke timnas Prancis atas tindakan rasis Enzo Fernandez dan para pemain Argentina lainnya.


Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

5 hari lalu

Enzo Fernandez. FOTO/Instagram/transfers
Profil Enzo Fernandez, Pemain Argentina yang Melakukan Tindakan Rasis

Enzo Fernandez telah meminta maaf, namun Federasi Sepak Bola Prancis berpotensi menuntut konsekuensi hukuman.


Pensiun dari Timnas, Ini Perjalanan Karier Angel Di Maria dalam Sepakbola

5 hari lalu

Pemain Argentina Angel Di Maria mencium piala saat melakukan selebrasi setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024.  REUTERS/Agustin Marcarian
Pensiun dari Timnas, Ini Perjalanan Karier Angel Di Maria dalam Sepakbola

Angel Di Maria, pemain sayap Argentina, menyatakan mengakhiri karier dengan menjuarai Copa America 2024 adalah pensiun yang sempurna.


Federasi Sepak Bola Prancis Laporkan Tindakan Rasis Pemain Timnas Argentina pada Mbappe saat Selebrasi Juara Copa America 2024

6 hari lalu

Pemain Argentina mengangkat piala setelah berhasil memenangkan Copa America 2024 setelah kalahkan Kolombia 1-0 di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, 15 Juli 2024. REUTERS/Agustin Marcarian
Federasi Sepak Bola Prancis Laporkan Tindakan Rasis Pemain Timnas Argentina pada Mbappe saat Selebrasi Juara Copa America 2024

Federasi Sepak Bola Prancis atau Federation Francaise de Football (FFF) melaporkan dugaan tindakan rasis pemain timnas Argentina kepada FIFA.