Guru Besar Unhas Jagokan Brasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Andre Penner

    AP Photo/Andre Penner

    TEMPO Interaktif, Makassar - Semarak Piala Dunia menjadi ajang pertarungan ditingkat elit, akademisi, hingga masyarakat. Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof Guntur Hamsah mengatakan, semua orang heboh menceritakan tim jagoannya yang tampil sebagai juara dunia mendatang. "Termasuk saya. Saya setiap bertemu teman-teman, selalu mengatakan tim jagoan saya yang akan menjadi juara dunia," kata Guntur.

    Menurut dia, Negara yang difavoritkan untuk menjadi juara dunia adalah Brasil. Alasannya,  Brasil sudah tercatat lima kali sebagai juara dunia. "Prestasi itu yang saya jadikan pertimbangan untuk kembali meraih gelar juara dunia," kata Guntur disela-sela menjadi moderatori debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep di Hotel Clarion Makassar, , Minggu (13/6).

    Brasil juga memiliki pemain yang hebat. "Pokoknya saya sangat yakin Brasil pemenangnya,"ujar dia sambil tersenyum. Sementara itu, kalangan pejabat juga tak mau ketinggalan mempromosikan tim favoritnya. Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, menyampaikan tim andalannya adalah Brazil. "Sejak dulu saya favoritkan Brasil," kata Ichsan.

    Meskipun menjagokan Brasil, namun dia tak lupa memberi apresiasi kepada tim tuan rumah. Karena Afrika Selatan itu memiliki hubungan nilai-nilai sejarah tersendiri bagi Gowa. "Makam Syekh Yusuf ada di Cape Town Afrika Selatan. Mungkin saja sebagian besar masyarakat Gowa memberikan dukungannya ke tim tuan rumah," ujar calon bupati Incumbent itu.

    Kepala Bagian Humas dan Protoko l Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni, lebih  mengandalkan tuan rumah, Afrika Selatan. Alasannya adalah negara tuan rumah ini belum meraih juara dunia. "Afrika Selatan hanya meraih juara empat," kata Arifuddin.

    Sementara itu, calon Bupati nomor urut 1, Kamrussamad, juga mengandalkan Brasil. Alasannya, pelatihnya sangat lincah dalam menyusun strategi permainan. "Saya andalkan pelatinya. Managemen permainannya sudah dilakukan perencanaan yang matang dan rajin melakukan evaluasi," kata Kamrussamad.

    SAHRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.