Malaga Kalah, Pellegrini Optimistis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manuel Pellegrini. AP/Paul White

    Manuel Pellegrini. AP/Paul White

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Manuel Pellegrini menyaksikan tim barunya Malaga menelan kekalahan. Malaga takluk 1-dari Espanyol dalam lanjutan La Liga Spanyol, Minggu dini hari. Meski demikian Pellegrini menilai penampilan Malaga di babak kedua memberikannya harapan.

    Pellegrini, mantan pelatih Villarreal dan Real Madrid, secara resmi ditunjuk sebagai pelatih Malam, Jumat kemari, menyusul dipecatnya Jesualdo Ferreira. Ia hanya menyaksikan anak asuhnya di tribun penonton sata dikalahkan Espanyol.

    Pelatih tim B, Rafa Gil, untuk sementara mengomandani skuad. Namun ia tak bisa berbuat banyak ketika sepakan keras Javi Marquez dari jarak 30 meter di menit pertama menjadi satu-satunya gol pada pertandingan tersebut.

    Hasil ini membuat Espanyol memantapkan rekor 100 persen tak pernah kalah di kandang. Mereka naik ke posisi empat dengan 18 poin dari 10 pertandingan, lima poin di belakang Real Madrid yang bertemu Atletico Madrid, nanti malam.

    Malaga sendiri melakoni tujuh pertandingan tanpa pernah menang. Mereka berada di posisi 18 dengan 7 poin.

    "Kami punya skuad yang bagus. Saya yakin kami akan meraih hasil bagus dalam waktu dekat," kata striker Malaga asal Prancis Nabil Baha.

    Debut Pellegrini akan dilakukan pada laga Copa del Rey. Malaga akan menjamu klub promisi Hercules, Kamis besok, setelah bermain imbang 0-0 pada leg pertama.

    Sebelumnya, striker Real Sociedad Joseba Llorente mencetak gol tunggal di menit ke tujuh menghadapi Racing Santander. Hasil ini membuat klub promosi tersebut naik ke posisi enam dengan 16 poin. Ini adalah gol ke-6 Llorente musim ini.

    REUTERS | RAJU
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.