Gabung Inter Milan, Tevez Ditawar Rp 292,5 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Tevez. AP/Natacha Pisarenko

    Carlos Tevez. AP/Natacha Pisarenko

    TEMPO.CO, MILAN -Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengkonfirmasi pihaknya telah mengajukan tawaran sebesar 25 juta euro atau setara dengan Rp 292,5 miliar untuk memboyong Carlos Tevez dari Manchester City. Inter kembali berpeluang mendapatkan penyerang asal Argentina itu setelah AC Milan mundur dari persaingan.

     “Tidak ada rahasia dalam sepak bola. Penawarannya 25 juta euro. Sekarang bergantung pada City apakah mereka menerima tawaran kami atau tidak,” ujar Moratti dalam sebuah acara televisi, Controcampo, Senin 16 Januari 2012

    Namun dia yakin ada sejumlah klub yang mengincar Tevez. “Ada beberapa klub Inggris dan juga Paris Saint-Germain (klub Prancis).”

    Moratti mengungkapkan hal itu setelah klubnya, meski tak diperkuat Tevez, mengalahkan rival sekotanya, AC Milan, 1-0. “Saat ini tampaknya kami tidak membutuhkan Tevez, tapi sepak bola memberikan jawaban berbeda,” kata dia.

    Sejauh ini Moratti belum berniat melepas para pemainnya ke klub lain. Namun, menurut dia, semuanya bisa berubah bila jendela transfer sudah dibuka. “Kita lihat saja nanti.”

    Meski begitu, Milan ternyata masih merindukan kehadiran Tevez. Menurut gelandang Milan, Gennaro Gattuso, Tevez masih berpeluang bergabung dengan Milan. “Tevez masih bisa datang ke Milan,” ujarnya.

    Manchester City menolak tawaran Milan untuk meminjam Tevez dan mendapatkan opsi membelinya pada akhir musim. Mereka siap menjual Alexandre Pato ke PSG untuk mendapat tambahan dana segar agar bisa menaikkan tawaran untuk Tevez sebesar 35 juta euro. Tapi Pato menolak pindah ke PSG.

    “Presiden Silvio Berlusconi menentukan dalam kasus Pato. Pada akhirnya, dia hanya pemain berusia 22 tahun yang telah mencetak 50 gol. Saya tidak terkejut ketika pelatih Massimiliano Allegri memperpanjang kontraknya. Itulah yang terjadi.”

    FOOTBALL ITALIA | SAPTO YUNUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.