KPSI Janji Tak Pilih Kasih Pemain Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Tonny Apriliani (Tengah), Sekjen Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Hinca Panjaitan (kanan) Anggota Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La nyalla Mattaliti (kiri). ANTARA/Reno Esnir

    Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Tonny Apriliani (Tengah), Sekjen Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Hinca Panjaitan (kanan) Anggota Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La nyalla Mattaliti (kiri). ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) La Nyalla Mattalitti mulai bermanuver. Ia menjamin  kepengurusannya tidak akan bersikap diskriminasi dalam memilih pemain yang bergabung ke tim nasional (timnas).

    "Saya akan rangkul semua, termasuk jika ada pemain dari Liga Prima Indonesia (IPL) yang berkualitas, seperti Andik Vermansyah," kata La Nyalla, Senin, 19 Maret 2012.

    Kepengurusan PSSI yang ia pimpin pun, kata La Nyalla, akan langsung bekerja efektif mulai hari ini dengan menggelar rapat eksekutif pertama kali. "Kami akan kembalikan PSSI sesuai dengan Kongres Bali mulai hari ini," kata La Nyalla lagi.

    La Nyalla terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) KPSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, pada Ahad, 18 Maret 2012. La Nyalla mengungkapkan, untuk sementara kepengurusannya akan tetap berkantor di kantor KPSI, Pintu I, Senayan. "Pelan-pelan kami akan pindah ke sana (kantor PSSI, pintu X-XI). Kami akan masuk ke sana tidak akan memaksa, tapi sesuai aturan, melalui mekanisme yang ada," kata Nyalla.

    Kantor PSSI sendiri, saat ini dijaga beberapa petugas kepolisian. Penjagaan itu dilakukan sejak Sabtu malam lalu. Menurut salah seorang petugas, penjagaan itu dilakukan untuk mencegah serangan dari pihak-pihak yang tidak diinginkan. Namun, anggota polisi yang enggan disebut namanya itu tidak menjelaskan lebih lanjut. "Ya, berjaga-jaga saja. Takut terjadi apa-apa," katanya.



    ARIE FIRDAUS

    Berita terkait
    PSSI Tak Akui La Nyalla Mattalitti dan KPSI
    PSSI 'Bayangan' Tawarkan Wakil Ketua Umum 
    PSSI Dukung Penyatuan Kompetisi ISL dan IPL
    Adik Nurdin Halid Gagal Jadi Komite Eksekutif 'PSSI' 
    Demi Legitimasi, La Nyalla Kirim Hasil KLB Ke FIFA 
    La Nyalla Minta Nirwan dan Arifin Panigoro 'Salaman'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.