Dahlan: Indonesia-Laos Harusnya Bisa 10-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan kecewa dengan hasil pertandingan antara Indonesia dan Laos di Piala AFF yang berakhir seri 2-2. "Seharusnya bisa 10-0. Laos itu, kan, cuma satu kecamatan," katanya selepas melakukan rapat di kantor PT Pembangunan Persero (PP), Selasa, 27 November 2012.

    Ketika ditanya mengenai penyebab tim nasional bermain tidak terlalu baik, Dahlan menuturkan ketidakharmonisan organisasi PSSI salah satunya. "Semua juga tahu itu salah satu," katanya.

    Meskipun khawatir akan kondisi persepakbolaan nasional, Dahlan menyatakan tidak akan turun tangan. "Giliran yang muda-muda lah," katanya.

    Dahlan sempat disebut-sebut sebagai tokoh yang bisa diusulkan menjadi penengah kisruh sepak bola nasional antara PSSI dan KPSI. Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein, Djoko Susilo, menyebut Dahlan, Mahfud Md, dan Joko Widodo dianggap diyakini dapat membantu mencarikan jalan keluar yang dapat diterima semua pihak.

    ANANDA PUTRI

    Berita terpopuler lainnya:
    Begini Kalau Suporter Malaysia Ngamuk 

    Suporter Timnas Minta PSSI Bersatu 

    Clattenburg, Wasit Kontroversial Beraksi Kembali 

    PSSI Tunjuk Pengganti Anggota Komite Bersama 

    Singapura Tidak Anggap Enteng Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.