Arsenal Tak Akan Jual Pemain Bintang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manager Arsenal, Arsene Wenger. REUTERS/Michaela Rehle

    Manager Arsenal, Arsene Wenger. REUTERS/Michaela Rehle

    TEMPO.CO, London - Arsenal tidak ingin mengulangi kebijakan transfer musim panas yang sudah mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menyatakan klubnya tidak akan lagi melepas pemain bintangnya.

    “Kali ini, kami tidak akan menjual satu pun pemain top termasuk Jack Wilshere,” ucap peramu strategi yang mempunyai julukan The Professor itu seperti dikutip dari Sports Mole, Minggu, 26 Mei 2013.

    Dalam dua musim terakhir, Arsenal kerap melepas pemain bintangnya. Mulai dari Cesc Fabregas, Samir Nasri, sampai Robin van Persie. Kehilangan sejumlah pemain andalannya itu pun mempengaruhi performa The Gunners.

    Arsenal begitu kesulitan dalam bersaing memperebutkan gelar juara. Bahkan, klub yang berbasis di Kota London Utara ini nyaris gagal ke Liga Champions musim depan. Di akhir musim 2012/2013, Arsenal cuma unggul satu poin atas Tottenham Hotspur.

    Tak ingin kejadian seperti itu terulang lagi, pemilik klub membekali Wenger dengan dana sebesar Rp 1,3 triliun untuk memboyong beberapa pemain bintang ke Emirates Stadium. Sejumlah pemain top pun sudah masuk ke dalam daftar buruan Arsenal.

    Sebut saja bek Swansea City, Ashley Williams, penyerang Fiorentina, Stevan Jovetic, dan mesin gol Real Madrid, Gonzalo Higuain. “Kami setidaknya akan menambah tiga pemain yang signifikan,” ujar Wenger yang sudah menangani Arsenal selama 16 tahun itu.

    SPORTS MOLE | SINGGIH SOARES TONCE


    Baca Juga:

    Ronaldo Top Scorer Liga Champions 2012/2013 

    Ferguson Beri Gelar Pemain Terbaik pada Robben 

    5 Gelar Champions, Bayern Setara dengan Liverpool


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.