Hadapi Belanda, Timnas Menginap di JW Marriot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia, Boas Solossa mengolah bola saat akan melewati pemain Arab Saudi dalam laga pertadingan Pra Piala Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (23/3). TEMPO/Seto Wardhana

    Pemain Timnas Indonesia, Boas Solossa mengolah bola saat akan melewati pemain Arab Saudi dalam laga pertadingan Pra Piala Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (23/3). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -Asisten pelatih tim nasional Indonesia, Yeyen Tumena, memastikan  seluruh pemain Timnas Indonesia bakal menginap di Hotel JW Marriot sejak Selasa 4 Juni 2013 besok. Beberapa pemain  yang masih bermain untuk klubnya di daerah ditunggu sampai besok.

    "Ada tiga pemain yang masih di daerah jadi kami menunggu mereka," ucap Yeyen saat dihubungi Senin, 3 Juni 2013. Ia menambahkan, tidak hanya pemain yang menginap di JW Marriot, para ofisial pun akan berada satu atap dengan ke-21 pemain.

    Ketika ditanya ihwal kondisi stamina para pemain, Yeyen menyatakan tidak ada persiapan khusus. Hal ini karena tak lepas dari kurangnya persiapan atau masa latihan Timnas. Menurut dia, kondisi stamina para pemain sudah didapat ketika membela masing-masing klub. "Kami kan mencoba memanfaatkan momentum kedatangan Belanda," ucap dia.

    Sementara itu pada kesempatan terpisah, promotor yang mendatangkan Belanda, Arif Wicaksono, menuturkan tidak ada permintaan khusus terkait dengan kedatangan para pemain Belanda. "Karena kan mereka datang dalam konteks kenegaraan," kata Arif.

    Namun yang akan menjadi perhatian khusus bagi ofisial Timnas Oranje adalah kondisi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno. "Rencananya ofisial mereka akan langsung memeriksa begitu sampai di sini," kata Arif.

    Pertandingan melawan Indonesia merupakan rangkaian tur Asia tim Oranje. Seusai menghadapi Indonesia, Robin Van Persie cs bakal berhadapan dengan tim Cina di Beijing pada 11 Juni.

    ADITYA BUDIMAN


    Topik Terhangat:
    Penembakan Tito Kei |
    Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Ahmad Fathanah

    Berita Terpopuler:
    Tito Kei Tewas, John Kei Sedih tapi Tak Menangis 

    Pendukung John Kei Sempat 'Serbu' Rutan Salemba 

    Wakil Menteri Pendidikan Wiendu Diduga Korupsi 

    9 Skenario Kiamat Versi Ilmuwan

    Begini Perubahan Lalu Lintas di Tanah Abang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.