Martinez: Aku Akan Bawa Everton ke Liga Champions

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Martinez. guardian.co.uk

    Roberto Martinez. guardian.co.uk

    TEMPO.CO, Liverpool Manajer baru Everton Roberto Martinez bersumpah akan membawa The Toffes menembus Liga Champions. Menurut mantan manajer Wigan Athletic tersebut setiap orang harus punya mimpi tinggi apabila menjadi manajer Everton.

    "Liga Champions adalah tantangan yang datang bersama gelar juara ketika menjadi manajer Everton," kata Martinez kepada Daily Mail, Rabu, 5 Juni 2013. "Aku merasa Anda harus memiliki mimpi itu. Di Swansea City, aku mengatakan tujuannya harus membawa klub ke Liga Primer. Kedengarannya mustahil, mengingat kami berada di Legue One (Divisi III), tapi itu terjadi."

    Roberto Martinez pernah menjadi manajer Swansea City pada musim 2007-2009. Di musim 2008-2009, Martinez membawa Swansea promosi ke Divisi Championship (Divisi II). Dua tahun kemudian, Swansea berhasil promosi ke Liga Primer.

    "Lalu aku pergi ke Wigan dan mengatakan kita perlu masuk ke Eropa," tambah Martinez. "Dan itu akan terjadi musim depan. Anda harus memiliki mimpi itu. Aku tidak punya hak untuk melihat Everton berada di Liga Champions, tapi dengan waktu, Anda dapat mencapai apapun."

    Musim depan, mantan klub Martinez, Wigan Athletic akan berlaga di Liga Eropa. Kendati terdegradasi ke Divisi Championship, Wigan melaju ke Eropa berkat raihan Piala FA musim 2012/13.

    Namun Martinez sadar ada perbedaan mencolok antara Wigan yang hanya mencoba bertahan di Liga Primer dengan Everton yang punya ambisi meraih prestasi. Cukup sulit untuk mewujudkan mimpi Everton melaju ke Liga Champions.

    "Ada enam klub di puncak Liga Primer yang bekerja dengan level keuangan yang berbeda, dan Everton tidak punya hak untuk masuk ke situ," ujar Martinez. "Ini akan sangat sulit untuk mendapatkan tempat yang mendekati capaian Moyes, tapi saya senang dengan tantangan dan saya bisa membangun apa yang telah dilakukannya."

    Everton mengontrak Martinez selama empat tahun. Dia akan bertugas meneruskan pekerjaan David Moyes yang telah membuat Everton selama 11 tahun menjadi kuda hitam yang paling ditakuti oleh klub besar Liga Primer Inggris kendati dengan kas klub yang pas-pasan.

    DAILY MAIL | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Cara Van Persie Hilangkan Jenuh di Shangri La
    Tiba di Indonesia, Heitinga: Sebuah Momen Khusus
    Louis van Gaal Kaget Jakarta Banyak Sepeda Motor
    Timnas Indonesia Jalani Sesi Latihan Sore
    Van Persie Unggah Foto Suasana Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.