Tawaran Ditolak MU, Galatasaray Ogah Kejar Nani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Klub Arsenal dikabarkan tertarik untuk mendatangkan gelandang serang Manchester United Nani dan penjaga gawang dari klub QPR, Julio Cesar. todayonline.com

    Klub Arsenal dikabarkan tertarik untuk mendatangkan gelandang serang Manchester United Nani dan penjaga gawang dari klub QPR, Julio Cesar. todayonline.com

    TEMPO.CO, Istanbul - Klub raksasa Turki, Galatasaray, mengibarkan bendera putih dalam menggaet pemain sayap Manchester United, Luis Nani. Soalnya, tawaran Galatasaray buat Nani ditolak The Red Devils.

    “Kami menawarkan Rp 90 miliar buat Nani,” kata petinggi Galatasaray, Unal Aysal, kepada Milliyet, seperti dikutip dari Goal.com., Senin, 10 Juni 2013. “Namun, MU tidak mau menerimanya.”

    Galasataray, kata Aysal tidak bisa memenuhi permintaan MU. Adapun MU hanya mau melepas Nani jika Galatasaray menyerahkan Rp 129 miliar. “Kami tidak bisa memberi lebih dari itu,” ucapnya.

    Penolakan tawaran itu membuat Galatasaray menghentikan pengejarannya. “Kami tidak akan mengejar Nani lagi,” tutur Aysal. “Kami tidak bisa beri lebih dari Rp 90 miliar buat Nani.”

    Masa depan Nani di MU tengah tak menentu. Masa kerjanya di Old Trafford akan kadaluarsa pada musim depan, namun mantan pemain Sporting Lisbon itu menolak menandatangani kontrak baru.

    Soalnya, di kontrak baru itu, Nani tidak terima dengan jumlah gaji yang ditawarkan MU, yakni Rp 1,3 miliar per pekan. Nani baru mau menandatangani kontrak tersebut jika diberikan upah Rp 1,9 miliar.

    Karena penolakan itu, Nani kerap dibangkucadangkan oleh Sir Alex Ferguson di musim 2012/2013. Pemain bernama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha itu hanya mengemas 17 penampilan di semua kompetisi.

    Nani tidak tahu apakah dirinya akan tetap berseragam Mu di musim depan. “Saya belum memutuskan ke mana akan pergi atau tetap bertahan di Old Trafford,” ujar pemain 26 tahun itu.

    Baca Juga:
    Guardiola Belajar Bahasa Jerman seperti Orang Gila

    Van Gaal: Indonesia Tim Kompak

    Abidal: Aku Diboyong Guardiola ke Bayern


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?