Kena Sanksi PSSI, Ini Kata Pelatih Persibo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persibo Bojonegoro. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Persibo Bojonegoro. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persibo Bojonegoro, Gusnul Yakin membantah telah memerintahkan para pemain asuhannya berpura-pura cedera ketika berhadapan dengan Sun Hei JC Sun Rei di ajang Piala AFC 2013 beberapa waktu silam. Ketika itu, Persibo kalah telak 0-8 atas klub Hong Kong tersebut dan tidak mampu menyelesaikan pertandingan hingga 90 menit lantaran lima pemain mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan permainan.

    "Tapi demi Tuhan saya tidak pernah menyuruh (pura-pura cedera)," kata Gusnul Yakin, Kamis, 13 Juni 2013.

    Dalam sidang Komisi Disiplin Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Rabu 12 Juni 2013, Gusnul Yakin telah dijatuhi sanksi larangan tampil di sepak bola nasional. Beban sanksi sama juga diperoleh beberapa ofisial lain tim Laskar Angling Darma, seperti asisten pelatih Bambang Pramuji, media officer Imam Nurcahyo, dan manajer Nur Yahya.

    "Saya tidak terima dengan sanksi tersebut dan segera banding. Harusnya PSSI melihat juga proses keberangkatan kami ke Hong Kong saat itu. Jangan sampai asal memberikan sanksi," kata Gusnul.

    Gusnul menambahkan, saat itu Persibo tidak memiliki kesiapan secara finansial sehingga berangkat dengan kondisi "seadanya", yaitu hanya membawa 12 pemain. "Jadi wajar kondisinya begitu. Kami tetap berangkat daripada negara lebih dipermalukan. Dan komisi tidak pernah sekalipun mengundang saya untuk memberikan keterangan," katanya lagi.

    Selain Gusnul dan ofisial tim, beberapa pemain juga dijatuhi sanksi oleh komisi meski dengan beban hukuman yang berbeda-beda. Kepada empat pemain yang dinilai berpura-pura cedera di pertandingan, yaitu Wahyu Teguh, Tri Rahmad Priadi, Bayu Andra Cahyadi, dan Eka Angger Iswanto, masing-masing disanksi larangan aktif selama dua tahun di sepak bola nasional.

    Beberapa pemain lain disanksi satu tahun larangan aktif di sepak bola nasional, namun dengan masa percobaa dua tahun karena dinilai tidak membantu pengungkapan kasus. Mereka adalah Didik Bagus Triyono, Sigit Meiko Susanto, Rendy Saputra, Panggah Wadyantara, dan Happy Kurniawan Dwi Putra. Adapun satu pemain yaitu Bijahil Chalwa dihukum satu tahun larangan aktif di sepak bola nasional dengan masa percobaan lima tahun, karena dinilai berperan sebagai justice collaborator, yang turut mengungkap kasus ini.

    ARIE FIRDAUS



    Topik Terhangat:
    Produk Baru Apple
    | Mucikari SMP| Taufiq Kiemas| Priyo Budi Santoso| Rusuh KJRI Jeddah

    Berita Lainnya:
    Kata Fahri, Istana 'Tendang' PKS dari Koalisi 

    Tensi Darah Dicek, Kening Jokowi Berkerut 

    Polisi Ambil Visum Mucikari SMP 

    Skandal Seks Guncang Kemlu AS 

    5 Pujian untuk "Man of Steel"

    Suswono Tak Pusing PKS Dikeluarkan dari Koalisi  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.