Mourinho: Tim Indonesia Tak Punya Kebanggaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea Jose Mourinho. TEMPO/Seto Wardhana.

    Pelatih Chelsea Jose Mourinho. TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea menang telak 8-1 atas Indonesia All-Stars dalam laga ekshibisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam, 25 Juli 2013. Kemenangan itu pun menjaga rekor tidak terkalahkan The Blues dalam tur pramusim mereka sejauh ini, dan menjadi kemenangan terbesar mereka dalam tur Asia.

    Menanggapi kemenangan dengan skor mencolok tersebut, Manajer Chelsea Jose Mourinho mengaku tidak terlalu mau larut dalam euforia. Ia menilai skor telak seperti yang terjadi atas Indonesia tidak menjadi tujuan utamanya dalam tur ke Asia Tenggara kali ini. "Ada perbedaan kualitas signifikan antara kedua tim, kualitas antara pemain terbaik di Eropa yang melawan tim yang tidak berpengalaman. Jadi hasil tidak terlalu penting," kata Mourinho mengomentari kemenangan timnya.

    "Tapi, di sisi lain, saya puas dengan sikap yang ditunjukkan para pemain Chelsea. Mereka terus berusaha mencetak gol dan mencoba memuaskan penonton," kata pria Portugal itu lagi.

    Terkait saran kepada tim Indonesia agar bisa berkembang pada masa depan, mantan pelatih Real Madrid ini pun angkat suara. "Tim Anda (Indonesia) harus bermain dengan semangat tinggi. Itu adalah cara terbaik untuk membuat tim lebih baik. Ketika bermain dengan kebanggaan untuk membela tim, maka Anda akan bisa lebih kuat dari seharusnya," kata Mourinho.

    "Bahkan jika Anda tidak memiliki potensi bagus sekalipun. Jika Anda bermain dengan kebanggaan, Anda bisa lebih baik."

    Setelah mengalahkan Indonesia, tim Chelsea sendiri langsung bertolak ke Inggris. Mereka akan sejenak beristirahat sebelum melanjutkan tur ke Amerika Serikat. "Semua pemain sekarang bersiap-siap dan segera meninggalkan Jakarta ke London. Terima kasih Indonesia untuk dukungan yang luar biasa," demikian pernyataan Chelsea di akun Twitter resminya.

    Adapun di Negeri Abang Sam, mereka akan menantang beberapa tim Italia, seperti Inter Milan, AS Roma, atau AC Milan. Sedangkan Indonesia, seperti yang disampaikan kepala pelatih timnas senior, Jacksen Tiago, berencana menggelar beberapa uji coba dengan tim kualitas setara, seperti Hong Kong atau Filipina.

    ARIE FIRDAUS

    Berita Terpopuler:
    Ada Jin Bermain Twitter?

    KPK Tangkap Pengacara Kondang

    Tweet Soal FPI, Fahira Idris: Saya Bukan Jubir

    Brimob Serbu Sabhara, Kapolda Jateng Turun Tangan

    Anggita Sari: Saya Ibarat Pemanis di Kasus Freddy


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.