Benitez Bantah Ingin Datangkan Dua Pemain Chelsea  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafa Benitez. REUTERS/Toby Melville

    Rafa Benitez. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Naples  - Pelatih Napoli asal Spanyol, Rafael Benitez, menegaskan tidak tertarik mendatangkan dua pemain Chelsea, David Luiz dan Juan Matta, di bursa transfer Januari 2014. Selain dua nama itu, Benitez juga menampik bahwa ia tertarik boyong mantan anak asuhnya di Liverpool, Javier Mascherano.

    “Saya sudah cukup senang dengan komposisi skuad Napoli yang ada. Beberapa nama yang dikaitkan dengan Napoli, saya tegaskan tidak akan terwujud,” kata mantan pelatih Valencia tersebut, Senin, 6 Januari 2014.

    Menurut Benitez, pemain seperti Mascherano, David Luiz dan Juan Mata adalah pemain yang sangat sulit untuk bisa direkrut Napoli dalam waktu dekat. “Kabar yang saya baca di beberapa surat kabar tidaklah benar.”

    Pelatih yang pernah membawa Liverpool meraih gelar liga Champions di musim 2004/2005 justru menyebutkan beberapa bek muda yang kemungkinan bisa direkrut oleh Napoli di bursa transfer. Benitez menyebut ada Raul Albiol, Miguel Britos dan Federico Fernandez. “Namun, semua hal itu sangat tergantung pada pengaruh pasar. Ketiga pemain tersebut masih muda dan diminati oleh banyak klub,” ucap Benitez.

    Benitez yang didapuk menjadi pelatih Napoli di awal musim ini terbilang cukup bagus menjalankan kinerjanya. Sampai paruh kedua musim ini, Napoli sudah mencatat 11 kali kemenangan, tiga kali seri dan tiga kali kalah. Kini Napoli bertenger di peringkat ke tiga Liga Italia dengan poin 36.

    SKY SPORTS | GALIH PRASETYO

    Berita Terpopuler:
    Kalah Lagi di Kandang, MU Tersingkir dari Piala FA
    Babak I: MU Vs Swansea 1-1
    Eusebio, Legenda Sepak Bola Portugal Meninggal
    Messi Tidak Diturunkan Lawan Elche
    Menang di Debut, Solksjaer Puji Pemain Cardiff  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.