Timnas U23 Berambisi Libas Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia. TEMPO/Subekti

    Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada misi balas dendam saat tim nasional Indonesia usia di bawah 23 tahun (timnas U23) bertemu tim U21 Malaysia. Dalam pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Rabu, 5 Maret 2014, tim Merah Putih tidak memasang target muluk.

    Pemain belakang timnas U23, Syahrizal Syahbuddin, menyatakan kendati tidak ada target khusus, ia dan rekan-rekannya tetap ingin meraih kemenangan. “Malaysia merupakan tim bagus. Kami tidak mau meremehkan mereka walau bermain di kandang,” kata Syahrizal, Selasa, 4 Maret 2014.

    Sepanjang menjalani pemusatan latihan nasional di Yogyakarta, kata Syahrizal, pelatih Aji Santoso memfokuskan latihan pada upaya membangun serangan. Pemusatan latihan untuk menghadapi Asian Games 2014 ini diikuti 28 pemain. Selain mempertajam lini depan, latihan juga ditekankan pada penguasaan bola antarlini. Asian Games 2014 akan berlangsung di Incheon, Korea Selatan, mulai 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

    “Pelatih ingin kami bagus saat menyerang maupun bertahan,” kata Syahrizal yang memperkuat Persija Jakarta. Pemain berusia 21 tahun ini berharap ia dan rekan-rekannya dapat tampil dengan konsentrasi penuh menghadapi Malaysia sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan.

    Berkaca pada dua pertandingan terdahulu pada ajang SEA Games, menurut dia, timnas Indonesia kerap kedodoran ketika laga memasuki menit-menit akhir. Akibatnya, timnas tidak dapat mempertahankan keunggulannya dan meraih kemenangan pada waktu normal. Hasil pertandingan kemudian ditentukan melalui adu tendangan penalti.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita terpopuler:
    Beberapa Pemain Timnas U-19 Terancam Dicoret
    Timnas U-19 Hanya Menang 1-0
    Timnas U-19 Terpaksa Turunkan Evan Dimas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.