Buffon Kecewa Juventus Kebobolan di Kandang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gianluigi Buffon. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Gianluigi Buffon. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Turin - Kiper sekaligus kapten Juventus, Gianluigi Buffon, tidak bisa menutupi rasa kecewanya setelah timnya bermain imbang 1-1 dengan Fiorentina dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Juventus Stadium, Jumat dinihari, 14 Maret 2014.

    Buffon mengira Juventus bisa menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0 atas Fiorentina. Pasalnya, Bianconeri berhasil unggul 1-0 sejak menit ketiga berkat gol Arturo Vidal. "Kami pikir bisa menang 1-0 di kandang (seperti kemenangan 1-0 atas Fiorentian di Seri A Liga Italia)," kata Buffon.

    Namun Juventus hanya bisa menjaga keunggulan 1-0 sampai menit ke-79. Penyerang Mario Gomez menjadi penyelamat Fiorentina setelah membobol gawang Buffon dan mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1. "Ternyata memang benar, bahwa segala sesuatu tidak selalu berjalan dengan baik," ungkap kiper berusia 36 tahun itu.

    Buffon mengatakan Juventus melupakan kehadiran Gomez, yang masuk pada menit ke-67 untuk menggantikan Alessandro Matri. Penyerang asal Jerman itu, kata Buffon, adalah salah satu striker terbaik dunia. "Gol itu bisa saja terjadi, apalagi Gomez adalah seorang pemain juara," ujar Buffon.

    Akibatnya, Juventus mau tidak mau harus memenangkan leg kedua di Artemio Franchi pada Jumat dinihari, 21 Maret 2014. Pasalnya, Fiorentina hanya butuh hasil imbang 0-0 untuk melaju ke babak perempat final Liga Europa.

    FOOTBALL ITALIA | JOKO

    Baca Juga:
    Liga Indonesia | Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Ozil dan Ramsey Absen pada Derby London Utara
    Semen Padang Yakin Raih Angka dari Sriwijaya
    Nasri: City Harus Juara Liga Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.