Setelah Kalahkan Andorra, Timnas Hadapi Kuba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia, Bayu Gatra (23) berduel dengan pemain timnas Thailand pada pertandingan final di SEA games ke-27, Nay Pyi Taw, Myanmar (21/12). Pada babak pertama Indonesia tertinggal 0-1.  Tempo/Aditia Noviansyah

    Pemain Timnas Indonesia, Bayu Gatra (23) berduel dengan pemain timnas Thailand pada pertandingan final di SEA games ke-27, Nay Pyi Taw, Myanmar (21/12). Pada babak pertama Indonesia tertinggal 0-1. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Valencia - Tim nasional sepak bola Indonesia mengalahkan Andorra pada pertandingan uji coba. Bermain di Stadion Luis Suner Pico, Valencia, Spanyol, Rabu, 26 Maret 2014, Firman Utina dan kawan-kawan menang 1-0. Gelandang Raphael Maitimo membobol gawang Andorra dari titik penalti pada menit ke-49.

    "Tidak mudah menghadapi Andorra," kata pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, Kamis, 27 Maret 2014. Meski, Andorra berada di peringkat ke-199 Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Sedangkan Indonesia menempati peringkat ke-154 FIFA.  

    Riedl menyebut kondisi cuaca yang dingin ikut mempengaruhi penampilan pasukannya. "Angin bertiup kencang, jadi secara teknis cukup menyulitkan permainan," kata Riedl. 

    Pelatih 64 tahun asal Austria ini mengaku senang Indonesia bisa merebut kemenangan dari salah satu tim Eropa. Padahal, ia hanya menargetkan hasil imbang.

    Mantan pelatih tim Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengatakan secara individu para pemain muda yang pernah membela Indonesia dalam SEA Games Myanmar 2013 sudah tampil optimal dan mengalami peningkatan. 

    "Beberapa di antaranya (pemain muda) sudah bisa jadi pilar utama tim nasional senior," kata Rahmad, yang kini melatih Persebaya Surabaya. Dengan bermain dalam laga internasional, kata Rahmad, secara tidak langsung pengalaman para pemain pun akan bertambah.

    Riedl cukup banyak memberi kesempatan kepada pemain muda saat bentrok dengan Andorra. Pemain yang membela timnas Indonesia U-23, seperti Andritany, Rizky Pellu, Manahati Lestusen, dan Bayu Gatra, mendapat kesempatan untuk tampil.

    Rahmad menyoroti organisasi permainan timnas yang terlihat belum padu. Menurut dia, hal itu wajar karena tiap-tiap pemain berangkat dari klub yang berbeda. Apalagi, waktu persiapan yang dianggap Rahmad tidak maksimal. "Ini bagian dari proses. Filosofi dan gaya bermain tiap klub kan beda-beda," kata Rahmad.

    Indonesia akan menjajal tim nasional Kuba pada Sabtu, 29 Maret 2014. Kuba, yang menempati peringkat ke-93 FIFA, bakal menjadi lawan lebih berat. Namun Riedl optimistis anak asuhnya mampu meladeni timnas Kuba lantaran sudah mengantongi pengalaman pertandingan sebelumnya.

    LIGA INDONESIA | ADITYA BUDIMAN


    Berita Terpopuler
    Terdeteksi 122 Obyek, Puing MH370?
    Miripkah Kecelakaan MH370 dengan Adam Air?
    7 Media Ini Dituding Berpihak dan Tendensius


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.