Air Mata Gerrard untuk Korban Hillsborough  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool Daniel Sturridge (kanan), merayakan golnya bersama rekan setimnya Steven Gerrard dan Jordan Henderson, setelah mencetak gol kedua kegawang Sunderland pada pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool (26/3). REUTERS/Phil Noble

    Penyerang Liverpool Daniel Sturridge (kanan), merayakan golnya bersama rekan setimnya Steven Gerrard dan Jordan Henderson, setelah mencetak gol kedua kegawang Sunderland pada pertandingan Liga Inggris di Anfield, Liverpool (26/3). REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Liverpool - Liverpool berada begitu dekat dengan gelar Liga Primer Inggris pertama sejak 1990. Namun air mata Steven Gerrard setelah menang atas Manchester City pada Minggu lalu merupakan campuran antara kegembiraan dan kesedihan. Sebab, kemenangan 3-2 tersebut menandai salah satu hari terburuk dalam sepak bola Inggris.

    "Alasan saya begitu emosional adalah karena kapan pertandingan ini dimainkan," kata Gerrard. "Itu bukan hanya karena ini merupakan pertandingan besar pada musim kami, itu karena pekan ini selalu lebih dari sepak bola bagi setiap orang yang terhubung dengan Liverpool."

    Selasa ini menandai 25 tahun tragedi Hillsborough, ketika 96 penggemar Liverpool tewas akibat berdesak-desakan pada semifinal Piala FA melawan Nottingham Forest yang dimainkan di markas Sheffield Wednesday pada 15 April 1989.

    Sebelum pertandingan Minggu lalu dimulai, para penggemar di tribun The Kop di Anfield membentuk tulisan yang berbunyi "96 25 tahun", sehingga emosi dalam stadion menambah atmosfer sengit yang menjadi saksi pertandingan tim papan atas klasemen itu.

    "Itu emosional bagi banyak orang. Saya berbicara atas nama setiap orang ketika saya berbicara bahwa kemenangan itu didedikasikan kepada para korban dan keluarga Hillsborough. Segenap tim akan hadir pada peringatan (Selasa ini) untuk memberikan penghormatan kami, sebagaimana yang semestinya kami lakukan."

    Tragedi itu meninggalkan luka mendalam pada klub dan Kota Liverpool, ketika penyelidikan-penyelidikan baru terhadap masalah itu kembali dilangsungkan setelah bukti-bukti asli insiden kematian itu dicabut oleh pengadilan tinggi pada 2012.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?