Sebelas Pemain Pilihan Tempo di Piala Dunia 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Jerman merayakan kemenangannya atas Argentina di Final Piala Dunia 2014. Jerman menjadi negara Eropa pertama yang berhasil juara di benua Amerika dan mematahkan mitos selama ini. REUTERS/Darren Staples

    Para pemain Jerman merayakan kemenangannya atas Argentina di Final Piala Dunia 2014. Jerman menjadi negara Eropa pertama yang berhasil juara di benua Amerika dan mematahkan mitos selama ini. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat pekan yang penuh drama, diwarnai 64 pertandingan yang menghasilkan 171 gol, dalam Piala Dunia 2014 berakhir sudah. Para pemain tim nasional Jerman pulang dengan senyum paling lebar setelah mengalahkan Argentina di final, yang berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin dinihari, 14 Juli 2014.
    Panggung seharga Rp 129 triliun yang disediakan tuan rumah Brasil bukan semata milik Jerman. Sederet bintang lahir di sana. Sebut saja James Rodriguez dari Kolombia dan Ricardo Rodriguez (Swiss), yang membuat sederet klub raksasa Eropa ngebet meminang mereka. (Baca: Enam Momen Bersejarah di Piala Dunia 2014)

    Berikut ini sebelas pemain terbaik Piala Dunia 2014 di Brasil pilihan Tempo. Bintang Brasil, Neymar, tidak kami pilih karena cedera yang membuatnya gagal tampil di laga penentuan. Lagi pula di posisinya ada Arjen Robben dan Thomas Mueller, yang bermain cemerlang di tujuh pertandingan, sementara Neymar hanya tampil lima kali. Berikut ini para pemain pilihan itu.

    1. Lionel Messi
    Argentina, 27 tahun, penyerang
    Saat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memilih Lionel Messi sebagai pemain terbaik di akhir turnamen, banyak yang mengkritik. Namun hanya Messi yang bisa ”sendirian” membawa sebuah tim melaju sampai laga terakhir. Dia bermain penuh di semua pertandingan Argentina--total tujuh laga--dan empat kali terpilih sebagai pemain terbaik.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 693
    Gol: 4
    Assist: 1
    Tembakan: 22
    Operan: 242
    Dribble: 46*
    Menciptakan peluang: 23*

    2. Arjen Robben
    Belanda, 30 tahun, penyerang
    Arjen Robben menjelma dari pemain sayap jadi penyerang yang paling ditakuti bek lawan di Piala Dunia ini. Seperti Messi di Argentina, konsistensi Robben terlihat dari empat penghargaan man of the match.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 690
    Gol: 3
    Assist: 1
    Tembakan: 20
    Operan: 201
    Dilanggar: 28*
    Kecepatan: 37 kilometer per jam*

    3. Thomas Mueller
    Jerman, 24 tahun, gelandang serang
    Thomas Mueller mengulang prestasinya di Piala Dunia 2010--mencetak lima gol untuk Jerman. Pemain Bayern Muenchen ini juga menjadi kontributor gol terbanyak di Brasil dengan lima gol dan tiga assist.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 682
    Gol: 5
    Assist: 3
    Tembakan: 16
    Operan: 221
    Kontribusi: 5 gol dan 3 assist*
    Penyelesaian peluang: 5 gol dari 5 peluang*
    Jarak jelajah: 84 kilometer

    4. James Rodriguez
    Kolombia, 23 tahun, gelandang serang
    James Rodriguez membuat Kolombia bisa melupakan Radamel Falcao, penyerang andalan yang batal ikut Piala Dunia karena cedera lutut. Gelandang serang AS Monaco ini mendapatkan Golden Boot--penghargaan bagi pencetak gol terbanyak--setelah mempersembahkan enam gol hanya dalam lima laga.

    Pertandingan: 5
    Menit bermain: 399
    Gol: 6*
    Assist: 2
    Tembakan: 17
    Operan: 160

    5. Toni Kroos
    Jerman, 24 tahun, gelandang
    Toni Kroos adalah motor serangan di semua laga Jerman dalam turnamen ini. Namun, ibarat sutradara, dia bekerja dari balik layar untuk membawa pasukan Panser jadi tim paling produktif--dengan 18 gol. Pemain Bayern Muenchen ini baru menjadi berita utama setelah mencetak dua gol dalam laga penghancuran Brasil, 7-1, di semifinal.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 690
    Gol: 2
    Assist: 4*
    Tembakan: 16
    Operan: 544*
    Akurasi operan: 90 persen
    Perebutan bola: 20
    Tackle: 15
    Akurasi tackle: 100 persen*
    Jarak jelajah: 82,6 kilometer

    6. Javier Mascherano
    Argentina, 30 tahun, gelandang bertahan
    Javier Mascherano menjalankan perannya sebagai pemain jangkar dengan sempurna. Dia konsisten beroperasi di lini tengah untuk memecah gelombang serangan lawan. Aksi monumentalnya terjadi pada menit ke-90 laga semifinal melawan Belanda. Saat itu, pemain Barcelona ini menghalau bola tembakan Arjen Robben dari jarak dua meter dari gawang.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 720
    Operan: 536
    Merebut bola: 49
    Tackle: 23*
    Akurasi tackle: 77 persen
    Jarak jelajah: 81,2 kilometer

    7. Philipp Lahm
    Jerman, 30 tahun, bek kanan
    Philipp Lahm adalah tipe bek modern. Kapten Jerman ini bermain sama baiknya di posisi bek kanan, kiri, ataupun gelandang tengah. Dia juga berperan sebagai distributor nomor wahid lantaran sembilan dari sepuluh operannya tepat sasaran.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 690
    Operan: 530
    Assist: 2
    Akurasi operan: 91 persen*
    Merebut bola: 39
    Tackle: 13
    Jarak jelajah: 81 kilometer

    8. Ron Vlaar
    Belanda, 29 tahun, bek tengah
    Pertahanan kokoh menjadi modal utama kebangkitan Belanda setelah hancur lebur di Piala Eropa 2012. Bersama Stefan de Vrij, Ron Vlaar berperan penting membuat Oranje hanya kebobolan empat kali dalam tujuh pertandingan. Vlaar tercatat 63 kali menghalau bola dari wilayahnya. Kemampuannya membaca arah bola hanya dikalahkan oleh bek Argentina, Ezequiel Garay, 70 kali.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 690
    Merebut bola: 42
    Tackle: 15
    Akurasi tackle: 88 persen

    9. Stefan de Vrij
    Belanda, 22 tahun, bek tengah
    Sebelum pertandingan, Stefan de Vrij dianggap sebagai anak bawang. Maklum, usianya baru 22 tahun dan cuma 12 kali membela negaranya. Ternyata duetnya bersama Vlaar menjadi momok bagi setiap lawan. Dia tercatat sebagai satu pemain yang paling sering melakukan tackle dan menghalau bola.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 677
    Gol: 1
    Merebut bola: 58
    Tackle: 20
    Akurasi tackle: 77 persen

    10. Ricardo Rodriguez
    Swiss, 21 tahun, bek kiri
    Ricardo Rodriguez menjadi bintang baru di Piala Dunia 2014. Bek yang membela Wolfsburg di liga Jerman ini menjadi andalan Swiss baik dalam bertahan maupun menyerang. Umpan silang dan tendangan sudutnya telah melahirkan dua gol Swiss, yang melaju sampai babak 16 besar.

    Pertandingan: 4
    Menit bermain: 390
    Assist: 2
    Operan: 159
    Merebut bola: 33
    Tackle: 16
    Akurasi tackle: 80 persen

    11. Manuel Neuer
    Jerman, 28 tahun, kiper
    Manuel Neuer layak disejajarkan dengan sederet kiper legendaris Jerman, seperti Sepp Maier dan Bodo Illgner. Dia hanya empat kali kebobolan dengan 25 penyelamatan dan disematkan Golden Glove, penghargaan bagi penjaga gawang terbaik. Meski Tim Howard dari Amerika Serikat 27 kali menyelamatkan gawangnya, Neuer memiliki rataan terbaik dalam kebobolan, yaitu empat dari tujuh pertandingan.

    Pertandingan: 7
    Menit bermain: 690
    Kebobolan: 4*
    Penyelamatan : 25*
    Operan: 244**
    Kecepatan: 30,9 kilometer per jam**
    Jarak jelajah: 38,5 kilometer**

    Keterangan:
    *Terbaik di turnamen
    **Terbaik di antara penjaga gawang

    GOAL | WHO SCORED | FIFA | REZA MAULANA

    Berita Terpopuler:
    Ahok Rogoh Kocek Rp 4 Miliar untuk Bantu Warga
    Syarief Hasan Tak Hadiri Koalisi Merah Putih
    Dilaporkan ke Mabes Polri, Jakarta Post Santai
    Panglima TNI Tabrak Tameng Prajurit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.