Bantai Benfica, Wenger Pilih Tak Jumawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Arsenal Arsene Wenger diangkat ke udara oleh para pemain saat merayakan kemenangan timnya di final piala FA di stadion Wembley, London (17/5). (AP Photo/Sang Tan)

    Manajer Arsenal Arsene Wenger diangkat ke udara oleh para pemain saat merayakan kemenangan timnya di final piala FA di stadion Wembley, London (17/5). (AP Photo/Sang Tan)

    TEMPO.CO, London - Arsene Wenger tersenyum lebar kala Yaya Sanogo merobek jala Artur Moreas untuk yang ketiga kalinya. Pelatih gaek Arsenal ini bangkit dari tempat duduk dan memberikan tepuk tangan ketika penyerang 21 tahun itu merayakan golnya di hadapan penggemar The Gunners. Menurut Wenger, gol ketiga Sanogo menunjukkan kualitasnya sebagai seorang penyerang yang mematikan.

    "Dia mengingatkan saya akan Adebayor (mantan penyerang Arsenal)," kata Wenger, Sabtu, 2 Agustus 2014. Meski postur tubuhnya menjulang setinggi 191 sentimeter, pergerakan Sanogo di lapangan tetap lincah. Teknik dan kekuatannya, Wenger melanjutkan, serupa dengan Emmanuel Adebayor.

    Pada pertandingan Arsenal melawan Benfica dalam turnamen Emirates Cup, Sabtu kemarin, sosok Sanogo menjadi pusat perhatian penonton di Emirates Stadium, London. Pemain asal Prancis ini mencetak empat gol dalam laga yang dimenangi Arsenal dengan skor 5-1. Satu gol Arsenal lainnya dikemas oleh Joel Campbell dan gol balasan Benfica lahir dari kepala Nicolas Gaitan.

    Sepanjang pertandingan, Arsenal amat mendominasi permainan. Aaron Ramsey dan Thomas Rosicky saling bahu-membahu melayani Sanogo sebelum digantikan oleh Chuba Akpom pada menit ke-73. Dalam laga tersebut, Wenger juga memberikan kesempatan kepada pemain anyarnya, Alexis Sanchez.

    Wenger yang memasukkan Sanchez pada menit 73, menggantikan Campbell, memang tidak berharap terlalu banyak pada debut pertamanya. Pasalnya, pemain asal Cile ini belum berada dalam kondisi yang fit. Namun Sanchez sudah menunjukkan ciri khas permainannya yang bergerak menusuk dari sisi dan tengah lapangan. "Dia akan saya turunkan lagi pada laga berikutnya," kata Wenger.

    Arsenal memang tampil impresif ketika membantai Benfica. Namun, menurut Wenger, laga itu tidak istimewa karena lawan tidak berada dalam penampilan apik. Di sisi lain, Arsenal juga tidak menurunkan beberapa pemain intinya, seperti gelandang Mesut Ozil, kiper Wojciech Szczesny, dan striker Olivier Giroud. "Sulit buat saya untuk menilai pertandingan ini," ucapnya.

    Secara keseluruhan, Wenger cukup puas karena anak asuhnya bermain sesuai dengan instruksi. Karakter permainan The Gunners yang menuntut pemain untuk menguasai bola, mengandalkan teknik individu, dan kerja sama tim sudah bekerja dengan baik. "Pertandingan sudah berjalan sesuai dengan keinginan saya," kata Wenger.

    Adapun gelandang Arsenal Oxlade-Chamberlain mengatakan kedatangan pemain baru meningkatkan persaingan pada musim depan. "Kehadiran pemain baru akan membuat kami makin kompetitif. Setiap pemain akan bersaing sehat dan ingin menunjukkan kemampuannya di hadapan pelatih," kata Chamberlain.

    Pada pertandingan berikutnya, Arsenal akan menghadapi raksasa klub Prancis, AS Monaco. Pada laga melawan Valencia, AS Monaco hanya sanggup bermain imbang 2-2. Pelatih AS Monaco Leonardo Jardim sudah menurunkan penyerang andalannya, Radamel Falcao, yang baru pulih dari cedera lutut. Falcao kemungkinan besar akan kembali diturunkan kala bertemu dengan Arsenal.

    ARSENAL | ADITYA BUDIMAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.