Pelatih Stuttgart Larang Pemain Pakai Headphone di Muka Umum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Headphone Sony, MDR-1A. sony-asia.com

    Headphone Sony, MDR-1A. sony-asia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap manajer sebuah tim sepak bola mempunyai aturannya masing-masing untuk diterapkan kepada para pemainnya. Walau aturan yang diterapkan sering dianggap aneh karena dinilai tidak masuk akal, mau tidak mau pemain harus menaatinya.

    Manajer baru klub sepak bola Bundesliga, VfB Stuttgart, Alexander Zorniger, menerapkan aturan tidak mengenakan headphone di depan umum kepada para pemainnya.

    Seperti dilansir portal berita online Inggris, Mirror.co.uk, pada 23 Juli 2015, Zorniger, yang sebelumnya menangani tim kasta kedua liga Jerman, RB Leipzig, beralasan, penggunaan headphone di depan umum sangat memalukan bagi pemain berkepala kecil.

    "Pemain diperbolehkan menggunakan headphone di dalam bus tim, tapi bukan di depan umum. Secara visual, alasannya ini: pemain bertubuh kecil setinggi 5 kaki 5 inci (161 sentimeter) bakal tampak konyol saat menggunakan headphone yang menutupi seluruh kepala," kata Zorniger.

    Aturan aneh manajer yang diterapkan kepada pemainnya juga pernah dibuat Arsene Wenger, pelatih Arsenal yang melarang kecap pada awal-awal masa kepemimpinannya.

    Adapun David Moyes saat datang ke Manchester United memberlakukan larangan memakan kentang goreng kepada skuad Setan Merah.

    YONYOSEPH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.