ASSI Jadi Wadah Pesepak Bola Jalanan Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain bola di jalanan Manggarai, Jakarta, (16/8). Kurangnya lapangan sepak bola yang ada di Jakarta menyebabkan anak-anak memanfaatkan jalan raya sebagai lapangan untuk bermain bola. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Anak-anak bermain bola di jalanan Manggarai, Jakarta, (16/8). Kurangnya lapangan sepak bola yang ada di Jakarta menyebabkan anak-anak memanfaatkan jalan raya sebagai lapangan untuk bermain bola. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepak bola jalanan di Indonesia kini mempunyai wadah resmi dengan dibentuknya Pengurus Pusat Asosiasi Street Soccer Indonesia (ASSI) yang dikukuhkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

    Pelatihan organisasi yang dipimpin Madira Isman itu dilakukan di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2015, dan dihadiri Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) yang juga mantan Menpora, Hayono Isman.

    "Hari ini merupakan salah satu hari yang paling berharga bagi kami karena telah dilantik dan dikukuhkan. Ini adalah prestasi pertama kami," kata Ketua Umum ASSI Madira Isman seusai pelantikan.

    Dengan terbentuknya wadah tersebut secara resmi, ucap Madira, pihaknya yang didukung barisan pemuda bervisi dan misi sama akan bergerak cepat untuk merealisasikan program-program yang telah disusun.

    Target awal yang akan direalisasikan adalah mengikuti festival olahraga yang digelar FORMI di Bali, Oktober mendatang. Selain itu, pihaknya akan mengikuti pertemuan internasional dengan lembaga yang selama ini konsen pada sepak bola jalanan di London, Inggris.

    "Kami juga akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Tafisa 2016 di Indonesia," ucap pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha muda nasional itu.

    Madira menjelaskan, dipilihnya street soccer sebagai obyek yang akan dikembangkan didasarkan pada beberapa hal, di antaranya cabang olahraga ini sangat familiar dan dinilai mampu mewujudkan harapan bagi semua kalangan, termasuk pemuda yang berada di kolong jembatan.

    Sementara itu, Menpora Imam Nahwari menuturkan wadah baru ini diharapkan mampu mendapatkan hasil positif. Para atlet yang berperan diharapkan mampu melahirkan karya yang pantas untuk dibanggakan.

    "Saya kira ini adalah hal yang bagus. Saya berharap terbentuknya organisasi ini akan berdampak positif pada perkembangannya," katanya seusai pelantikan.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.