3 Pemain Papua Ini Siap Ikuti Jejak Evan Dimas ke Eropa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan bola kepada pemain sekolah sepak bola saat pembukaan turnamen sepak bola Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Presiden Joko Widodo memberikan bola kepada pemain sekolah sepak bola saat pembukaan turnamen sepak bola Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepak bola Indonesia masih dibayangi sanksi FIFA, tapi tunas-tunas muda terus bermunculan. Setelah Arthur Kurniawan dan Evan Dimas, kini ada tiga bakat baru yang dilirik klub Eropa.

    Ketiganya yaitu Marinus Wanewar, 18 tahun, Yan Piet Nasadit (18), dan Reinhard Sokoy (17). Mereka berasal dari Papua dan kini bermain di klub Bounties FC, Jakarta.

    "Kami baru menerima undangan dari klub Yunani, Apollon Kalamaria. Mereka bilang tertarik dengan tiga pemain kami," kata manajer mereka, Rodolf Yesayas, kepada Tempo, Jumat, 4 September 2015.

    Menurut Rudolf, ketiga pemain tersebut menarik perhatian para pencari bakat dari Eropa saat mereka mengikuti turnamen International Rabo Turnament U-19 di Vlodrop, Belanda, 1-31 Mei lalu.

    Saat itu, Marinus Wanemar menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi delapan gol dalam sepuluh pertandingan. Penampilan apiknya membuat klub Belanda, FC Den Bosch, berminat meminangnya.

    "Marinus diminta mengikuti tes untuk masuk klub FC Den Bosch. Itu adalah klub tempat dulu Van Nistelrooy bermain," kata Rodolf Yesayas.

    Selain Den Bosch, Marinus juga diminati klub Apollon Kalamaria yang berbasis di Thessaloniki, Yunani. Yan Piet dan Sokoy juga diminati klub ini.

    Mereka bahkan telah menerima undangan untuk menjalani tes di Yunani pada 11 September mendatang. "Mereka akan diikutsertakan dalam pertandingan persahabatan," kata Rudolf Yesayas.

    Jika performa ketiga pemain ini cukup bagus dalam pertandingan persahabatan tersebut, bukan tak mungkin mereka akan mendapat kontrak pada Desember mendatang. "Mohon doa restunya," kata Rudolf Yesayas.

    DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.