Melawan Malmo FF Jadi Laga Dilematis Ibrahimovic  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Paris Saint-Germain Zlatan Ibrahimovic melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang Manchester United pada pertandingan International Champions Cup di Chicago, 29 Juli 2015. AP/Kamil Krzaczynski

    Penyerang Paris Saint-Germain Zlatan Ibrahimovic melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang Manchester United pada pertandingan International Champions Cup di Chicago, 29 Juli 2015. AP/Kamil Krzaczynski

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain depan Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic, akan menghadapi laga dilematis melawan Malmo FF di babak penyisihan Grup A Liga Champions. Pertandingan itu akan berlangsung di Parc des Princes, Rabu dinihari, nanti.

    Malmo FF adalah klub yang bermarkas di Kota Malmo, Swedia. Di klub inilah, Ibra, begitu Ibrahimovic kerap disapa, pertama kali meniti karier profesionalnya sebagai pemain sepak bola.

    Ibra bermain dua tahun untuk Malmo, yakni pada 1999-2001. Ia kemudian hijrah ke Ajax Amsterdam di Belanda sebelum akhirnya melanglang buana ke klub-klub top Eropa. "Sebenarnya Ibra sangat senang bisa melawan Malmo. Karena ini bisa menjadi laga terakhir dia di Liga Champions," kata gelandang Paris Saint-Germain, Blaise Matuidi, kepada Four Four Two, kemarin.

    Ibrahimovic saat ini sudah berusia 33 tahun, sudah lumayan uzur untuk ukuran pemain sepak bola. Sangat mungkin ini akan menjadi Liga Champions terakhirnya. "Bukankah akan sangat luar biasa jika Anda bisa melawan tim yang pertama kali merekrut Anda di turnamen yang mungkin akan menjadi turnamen terakhir Anda?" kata Matuidi.

    Pelatih Paris Saint-Germain Laurent Blanc mengatakan, Ibra kemungkinan memang akan dimainkan. "Kami menyimpannya saat melawan Bordeaux akhir pekan lalu agar ia bisa tampil melawan Malmo," kata Blanc.

    Kehadiran Ibra di lini depan memang krusial. Sebab, pemain asal Swedia ini telah mengoleksi 43 gol di Liga Champions. Hanya dua pemain yang mengalahkannya: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. "Saat ini dia mungkin tidak sedang dalam performa terbaiknya, tapi saya tidak meragukan kondisi fisiknya. Dia siap bermain meski melawan tim dari masa lalunya," kata Blanc.

    Malmo seharusnya menjadi lawan mudah Paris Saint-Germain. UEFA mencatat, Paris Saint-Germain tak pernah kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan tim Swedia itu.

    Selain itu, catatan laga kandang mereka juga cukup bagus. Musim lalu, Paris Saint-Germain tak terkalahkan dalam tiga laga kandang di babak penyisihan grup Liga Champions.

    Satu lagi, Paris Saint-Germain kini juga diperkuat Angel di Maria. Pemain yang dibeli dari Manchester United ini pernah memenangi Liga Champions saat masih membela Real Madrid pada musim 2013-2014.

    Duetnya bersama Ibrahimovic akan menjadi momok bagi lini belakang Malmo. "Ibrahimovic berada satu level dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo," kata Angel di Maria. "Senang sekali berada satu tim dengannya."

    ESPN FC | FOUR FOUR TWO | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.