Real Madrid Bergejolak, Benitez dan Ramos Berbalas Kritik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Sergio Ramos, merayakan gol kelima timnya saat menghadapi Rayo Vallecano dalam pertandingan La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 8 November 2014. Madrid cukur Rayo 5-1. AP/Andres Kudacki

    Pemain Real Madrid, Sergio Ramos, merayakan gol kelima timnya saat menghadapi Rayo Vallecano dalam pertandingan La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 8 November 2014. Madrid cukur Rayo 5-1. AP/Andres Kudacki

    TEMPO.CO, Jakarta - Masih ada masalah tersisa setelah Real Madrid ditahan Atletico Madrid 1-1 dalam pertandingan La Liga Spanyol terakhirnya akhir minggu lalu. Setelah laga itu, pelatih Rafael Benitez sempat dikritik karena menerapkan taktik yang terlalu bertahan dalam laga itu. Pertandingan itu juga menimbulkan sedikit ketegangan antara Benitez dan salah satu pemainnya, Sergio Ramos.

    Saat menangkis tudingan soal taktiknya yang dinilai terlalu bertahan, Benitez juga sempat menyoroti kesalahan yang dibuat Ramos dalam laga itu. Blunder bek senior ini membuat Atletico mendapatkan penalti. Untung bagi Madrid, Keylor Navas berhasil membendung tendangan penalti Antoine Griezmann.

    Ramos tampaknya langsung tersulut oleh komentar Benitez itu. Di tempat terpisah, ia ikut mengkritik pergantian pemain yang dilakukan pelatih itu, yang membuat Madrid akhirnya kehilangan keunggulannya. Kala itu, Benitez mengganti Karim Benzema, yang mencetak gol, dengan Mateo Kovacic, yang berposisi gelandang.

    “Pada posisi 1-0, Anda merasa menguasai pertandingan. Tapi, ketimbang terus menyerang dan mencari gol tambahan, secara tak sadar Anda memilih bertahan," ucap Ramos. "Mungkin itu yang menyebabkan terjadinya gol lawan. Ini Madrid. Bila kita bicara tentang kesalahan saya, kita juga harus bicara tentang pergantian yang dilakukan pelatih."

    Rentetan kejadian pada 5 Oktober itu tampaknya telah berbuntut panjang. Rabu lalu, ketika Ramos kembali dari timnas Spanyol karena cedera, ia dipanggil Benitez. Tak jelas apa yang dibicarakan keduanya. Tapi, selepas pertemuan itu, Ramos langsung menegaskan tak ada ketegangan antara dia dan Benitez. "Saya selalu bicara dengan pelatih," tuturnya saat ditanya soal pertemuan itu. "Jangan khawatir, semuanya sangat tenang. Apakah saya kelewatan? Bila Anda bertanya kepada saya, saya jawab bahwa saya hanya mengatakan sedikit."

    Real Madrid saat ini menempati posisi kedua klasemen La Liga Spanyol dengan nilai 15 dari 7 laga, tertinggal 1 poin oleh pemuncak klasemen, Villarreal. Adapun Barcelona di posisi keempat dengan nilai 15.

    FOOTBALL ESPANA | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.