Terlilit Penggelapan Pajak, Messi dan Ayahnya Terancam Dibui

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Barcelona Lionel Messi (kiri) memenuhi panggilan sidang untuk menjawab pertanyaan dalam kasus penggelapan pajak di pengadilan Gava,  Spanyol (27/9).   Messi dan ayahnya mendapatkan surat panggilan dari pengadilan Spanyol  untuk menjelaskan dugaan penggelapan pajak sebesar Rp 61 miliar ($ 5,3 juta) . (AP Photo/Emilio Morenatti)

    Pesepakbola Barcelona Lionel Messi (kiri) memenuhi panggilan sidang untuk menjawab pertanyaan dalam kasus penggelapan pajak di pengadilan Gava, Spanyol (27/9). Messi dan ayahnya mendapatkan surat panggilan dari pengadilan Spanyol untuk menjelaskan dugaan penggelapan pajak sebesar Rp 61 miliar ($ 5,3 juta) . (AP Photo/Emilio Morenatti)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang sepak bola Argentina dan Barcelona Lionel Messi dan ayahnya, Jorge, akan disidang untuk tiga kasus penipuan pajak yang bisa membawa mereka ke penjara, kata pengadilan Spanyol, Kamis.

    Dalam data pengadilan, hakim yang bertugas menolak permintaan jaksa untuk hanya menyidangkan ayah Messi.

    Keduanya pada 2013 dituduh menipu petugas pajak senilai 4,69 juta dolar AS terkait hak penyiaran gambarnya pada 2007-2009 dengan mendirikan perusahaan palsu di Belize dan Uruguay.

    Belum disebutkan tanggal sidang di Vilanova i la Geltru, kota 50 km selatan Barcelona.

    Jaksa meminta kasus ini tidak melibatkan Messi, karena diperkirakan ayahnya yang banyak berperan dalam urusan manajemen pemain terbaik dunia itu sejak kecil.

    Jaksa menuntut Jorge hukuman 18 bulan penjara dan denda sebesar setelah dari nilai pajak yang diselewengkan.

    Namun pengacara dari pihak kantor pajak meminta agar Messi juga diadili dan dituntut 22 bulan penjara. Demikian laporan AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.