Mengapa Barcelona Tak Sehebat Musim Lalu? Ini Analisa Suarez

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Suarez dari FC Barcelona, mengendong rekan satu timnya Neymar Santos Jr. Saat laga La Liga antara FC Barcelona dan UD Las Palmas di Camp Nou. Barcelona, Spanyol, 26 September 2015. Getty Images

    Luis Suarez dari FC Barcelona, mengendong rekan satu timnya Neymar Santos Jr. Saat laga La Liga antara FC Barcelona dan UD Las Palmas di Camp Nou. Barcelona, Spanyol, 26 September 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Barcelona - Kompetisi La Liga Spanyol baru berlangsung tujuh pekan, namun persaingan antarklub sudah begitu sengit. Barcelona sebagai peraih treble musim lalu bahkan melangkah tertatih-tatih musim ini.

    "Persaingan sengit membuat La Liga musim ini jauh lebih sulit. Saya bahkan tidak tahu nasib kami pada akhir musim nanti," kata pemain depan Barcelona, Luis Suarez, seperti dikutip dari AS, kemarin.

    Suarez, tentu saja, tak sedang mendramatisasi. Bayangkan saja, dalam tujuh pekan ini, Real Madrid, Celta Vigo, dan Barcelona—ketiganya masuk empat besar klasemen—sama-sama mengoleksi 15 poin!

    "Kami tahu kekuatan Real Madrid, Atletico Madrid, Sevilla, dan Valencia. Mereka semua tampil dalam Liga Champions. Kami sendiri kehilangan beberapa poin di tengah jalan," kata Suarez.

    Meski sama-sama mengoleksi 15 poin, Barcelona harus rela berada di urutan keempat, di bawah Celta Vigo dan Real Madrid. Sebab, klub berjulukan Azulgarana itu kalah dalam selisih jumlah gol.

    Barcelona baru mengoleksi 12 gol dan sudah 9 kali kebobolan dalam 7 pertandingan. Catatan ini kalah dari Celta Vigo yang mengoleksi 15 gol dan hanya 7 kali kebobolan. Real Madrid juga mengoleksi 15 gol, namun mereka baru dua kali kebobolan.

    Performa Barcelona selama tujuh pekan ini memang belum memuaskan. Mereka, misalnya, sudah dua kali menelan kekalahan, yakni saat dicukur Celta Vigo 1-4 pada 23 September lalu dan dibungkam Sevilla dengan skor 1-2 pada 3 Oktober lalu.

    Bandingkan dengan catatan mereka pada periode yang sama musim lalu. Saat itu, dalam tujuh pekan pertama, Barcelona memenangi enam pertandingan dan sekali imbang. Mereka bahkan mencetak 19 gol dalam tujuh laga.

    Selanjutnya: Apa penyebanya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.