Kritis di Liga Champions, Arsenal Justru Krisis Gelandang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal, Arsene Wenger meluapkan kekecewaannya saat timnya berhasil dikalahkan Dinamo Zagreb pada pertandingan Liga Champions Grup F di Stadion Maksimir, Zagreb, Kroasia, 17 September 2015. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    Pelatih Arsenal, Arsene Wenger meluapkan kekecewaannya saat timnya berhasil dikalahkan Dinamo Zagreb pada pertandingan Liga Champions Grup F di Stadion Maksimir, Zagreb, Kroasia, 17 September 2015. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Nasib buruk sedang menaungi Arsenal. Kekalahan 2-1 dari Watford, akhir pekan lalu, membuat mereka tak mampu mengkudeta posisi Manchester City, yang pada saat bersamaan tumbang oleh Liverpool 4-1. Bukan hanya itu, skuad asuhan Arsene Wenger tersebut juga harus kehilangan dua pemainnya, Mikael Arteta dan Francis Coquelin.

    Arteta dan Coquelin menambah panjang daftar pesakitan di kubu Meriam London. Sebelumnya, Arsenal sudah kehilangan enam pemain kunci, yaitu Jack Wilshare, Aaron Ramsey, Alex Oxlade-Chamberlain, Theo Wallcot, Danny Welbeck, dan Thomas Rosicky.

    Kondisi ini membuat Wenger pusing. Apalagi, pada pertengahan pekan ini, mereka akan menghadapi Dinamo Zagreb dalam laga krusial Grup F Liga Champions. Mereka memerlukan kemenangan jika tak ingin tersingkir.

    Arsenal saat ini berada di posisi ketiga atau tertinggal 3 poin dari Olympiakos, yang akan bertanding melawan pemuncak grup, Bayern Muenchen. Arsenal juga memerlukan bantuan Muenchen untuk mengalahkan Olympiakos. Jika kedua hal itu terjadi, penentuan siapa yang akan lolos ke babak selanjutnya akan ditentukan dalam laga terakhir antara Olympiakos dan Arsenal pada awal Desember nanti sebelum jeda musim dingin.

    Wenger mengatakan akan melakukan rotasi dalam pertandingan Rabu dinihari nanti. Dia berharap Ramsey dan Chamberlain akan pulih sebelum pertandingan itu. "Saya bisa melakukan sedikit rotasi dalam tim, tapi Ramsey dan Chamberlain akan segera pulih," ujarnya seusai pertandingan melawan Watford, Sabtu, 21 November 2015.

    Jika kedua pemain itu tak juga pulih, Wenger tampaknya tak memiliki banyak pilihan. Di posisi gelandang bertahan, Wenger otomatis hanya memiliki pemain veteran Mathieu Flamini. Sedangkan untuk posisi gelandang serang, hanya Santi Cazorla dan Mesut Oezil yang berada dalam kondisi bugar untuk diturunkan.

    Wenger kemungkinan besar akan memanggil sejumlah pemain muda dari akademi. Namun menurunkan mereka sejak menit awal akan terlalu riskan mengingat mereka belum memiliki pengalaman bermain dalam kompetisi sebesar Liga Champions. Mereka tampaknya akan menjadi pengisi bangku cadangan saja.

    Di posisi gelandang bertahan, Wenger bisa mendorong salah satu pemain belakangnya. Kieran Gibbs atau Gabriel Paulista pernah bermain di posisi itu. Mereka bisa menemani Mathieu Flamini dalam skema 4-2-3-1 racikan Wenger.  

    Di posisi gelandang serang, Wenger masih bisa mengandalkan trio Alexis Sanchez, Cazorla, dan Oezil. Sedangkan di lini depan, Olivier Giroud kembali akan membuktikan ketajamannya sebagai penyerang haus gol.

    Secara statistik, Arsenal lebih unggul dari Dinamo Zagreb. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka dua kali menang dan sekali kalah. Namun, pada pertandingan terakhir mereka, September lalu, skuad asuhan Wenger tersebut tumbang 2-1 di kandang Dinamo.

    UEFA | MIRROR | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.