Gagal Penuhi Target, Sriwijaya FC Akan Evaluasi Benny Dollo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Sriwijawa FC mendegarkan instruksi pelatih Benny Dolo saat latihan di Stadion Andi Matalatta, Makassar, 10 April 2015.  Sriwijaya FC akan menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada laga lanjutan Liga QNB di Makassar, Sabtu esok. TEMPO/Fahmi Ali

    Sejumlah pemain Sriwijawa FC mendegarkan instruksi pelatih Benny Dolo saat latihan di Stadion Andi Matalatta, Makassar, 10 April 2015. Sriwijaya FC akan menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada laga lanjutan Liga QNB di Makassar, Sabtu esok. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Sriwijaya FC mengevaluasi kinerja pelatih Benny Dollo dan sejumlah pemain untuk menentukan skuad baru yang akan diturunkan dalam dua turnamen pada 2016.

    Asisten Manajer Sriwijaya FC Achmad Haris di Palembang, Senin, mengatakan evaluasi ini terkait dengan hasil buruk tim pada turnamen Piala Jenderal Sudirman yang gagal lolos ke babak delapan besar.

    "Rencananya akan ada perubahan skuad tim hingga 80 persen, sehingga semua dievaluasi mulai dari jajaran pelatih hingga pemain," kata Haris.

    Ketika ditanya apakah pelatih Benny Dollo masuk dalam daftar buangan, Haris enggan mengungkapkannya. "Saat ini semua dievaluasi, termasuk Bendol (sapaan Benny Dollo)," katanya.

    Pelatih Benny Dollo mulai direkrut Sriwijaya FC pada musim kompetisi 2014. Namun, kisruh antara pemerintah dan PSSI membuat Bendol hanya berkiprah di tiga pertandingan QNB League bersama Laskar Wong Kito.

    Kemudian, Bendol menukangi tim di ajang Piala Presiden yang finis pada urutan kedua, dan Piala Jenderal Sudirman yang gagal ke babak delapan besar.

    Sementara itu, Sriwijaya FC berencana mengikuti dua turnamen sekaligus, yakni Piala Marah Halim dan Piala Gubernur Kalimatan Timur untuk menjaga eksistensi klub di tengah kekosongan kompetisi.

    Para pemain direncanakan akan mulai berkumpul di Palembang pada awal Januari untuk persiapan mengikuti dua turnamen itu.

    "Nanti Januari akan diumumkan siapa yang memperkuat tim," kata Haris.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.