Piala Eropa 2016, Bisakah Spanyol Rebut Trofi Ketiga Secara Beruntun?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andres Iniesta (kedua kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol, dalam pertandingan persahabatan antara Spanyol dan Bolivia di Sevilla (30/5). AP/Miguel Angel Morenatti

    Andres Iniesta (kedua kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol, dalam pertandingan persahabatan antara Spanyol dan Bolivia di Sevilla (30/5). AP/Miguel Angel Morenatti

    TEMPO.COJakarta - Timnas Spanyol akan berlaga di Piala Eropa 2016, yang digelar di Prancis mulai 10 Juni, tak hanya sebagai juara bertahan. Tim asuhan Vicente del Bosque itu juga akan mengejar gelar ketiga secara beruntun atau yang keempat secara keseluruhan.

    Bisakah ambisi mereka itu diwujudkan? Masih tanda tanya besar. Del Bosque sendiri terkesan tak terlalu yakin. "Bila kami bisa mencapai semifinal, saya akan sangat bahagia, sejujurnya. Meski sejumlah orang akan menganggap kami gagal bila tak juara," katanya.

    Pasukan yang jadi andalan tim saat mereka merebut gelar juara pada 2012 memang sudah tak ada lagi. Del Bosque kini harus berjuang dengan skuad yang banyak diisi pemain baru. Di timnya bahkan ada Lucas Vázquez, penyerang Real Madrid yang baru kali ini dipanggil masuk timnas.

    Keraguan atas kekuatan Spanyol juga ditunjang hasil Piala Dunia saat mereka tersingkir di babak awal dan pada saat sama Jerman menjadi juara. Padahal Jerman kali ini juga akan jadi pesaing Spanyol di Piala Eropa.

    Barangkali karena kegagalan di Piala Dunia pula, Del Bosque kini memilih mengandalkan banyak wajah baru dan melupakan sejumlah pemain yang semula jadi andalan, seperti Diego Costa, Fernando Torres, dan Juan Mata. Namun masih ada sejumlah nama besar di timnas Spanyol, seperti Thiago Alcantara (Bayern), Andrés Iniesta (Barcelona), David Silva (Manchester City), Cesc Fábregas (Chelsea), Sergio Ramos (Real Madrid), dan Gerard Piqué (Barcelona).

    Keberhasilan mereka menjuarai Grup C babak kualifikasi lalu juga membuat tim ini tetap ditempatkan sebagai pemain unggulan. Namun keberhasilan mengejar gelar juara akan sangat bergantung pada kemampuan Del Bosque meramu wajah-wajah lama dengan pemain baru yang tampil menonjol di liga musim ini, seperti Koke (Atlético Madrid), Aritz Aduriz (Athletic Club), dan Nolito (Celta Vigo).

    Di Grup D, Spanyol akan bersaing dengan Republik Cek, Turki, dan Kroasia. Melihat peta kekuatan yang ada, banyak yang menjagokan Tim Matador akan lolos ke babak berikutnya dengan menjuarai grup ini.

    Skuad Spanyol

    Kiper: Iker Casillas (Porto), David de Gea (Manchester United), Sergio Rico (Sevilla).
    Bek: Sergio Ramos (Real Madrid), Gerard Piqué (Barcelona), Jordi Alba (Barcelona), Marc Bartra (Barcelona), Cesar Azpilicueta (Chelsea), Mikel San José (Athletic Club), Juanfran (Atlético Madrid), Héctor Bellerín (Arsenal).

    Tengah: Bruno Soriano (Villarreal), Sergio Busquets (Barcelona), Koke (Atletico Madrid), Thiago Alcântara (Bayern), Andrés Iniesta (Barcelona), David Silva (Manchester City), Cesc Fábregas (Chelsea).

    Depan: Aritz Aduriz (Athletic Club), Nolito (Celta Vigo), Álvaro Morata (Juventus), Pedro Rodríguez (Chelsea FC), Lucas Vázquez (Real Madrid).

    UEFA | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.