Tinggalkan Persipura, Jafri Sastra Kembali Latih Mitra Kukar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra saat memimpin latihan terakhir jelang babak semifinal menjamu Persib Bandung di Stadion Aji Imbut, Kalimantan Timur, 3 Oktober 2015. TEMPO/Firman Hidayat

    Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra saat memimpin latihan terakhir jelang babak semifinal menjamu Persib Bandung di Stadion Aji Imbut, Kalimantan Timur, 3 Oktober 2015. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.COSamarinda - Tak perlu waktu lama bagi manajemen Mitra Kukar untuk mendapatkan pengganti pelatih Subangkit. Pelatih Jafri Sastra kembali menangani tim berjulukan Naga Mekes itu setelah tidak lagi melatih Persipura Jayapura.

    "Malam tadi Jafri Sastra melamar dan langsung kami terima," kata Direktur Operasional Mitra Kukar Suwanto, Selasa, 2 Agustus 2016.

    Nama Jafri Sastra sama sekali tak asing bagi punggawa asal Kabupaten Kutai Kartanegara itu. Jafri pernah membawa Mitra Kukar menjadi juara turnamen Piala Jenderal Sudirman 2016. Tangan dingin pelatih asal Payakumbuh ini, menurut Suwanto, diyakini mampu membawa Mitra Kukar meraih kembali semangat pemain.

    Di bawah pelatih Subangkit, Mitra Kukar hanya bisa berada di papan tengah klasemen sementara. Pada laga terakhir, tim asal Kutai tersebut hanya bisa bermain imbang saat menjamu PSM Makassar.

    Asisten Manajer Mitra Kukar Noor Alam menambahkan bahwa manajemen klub dan Jafri akan bertemu untuk tanda tangan kontrak di Solo. "Kami sama-sama ke Solo dan ketemu di sana," ujar Noor Alam.

    Jafri, kata Noor, akan mulai mendampingi skuad Mitra Kukar saat melawan Persija Jakarta di Manah Solo. "Tanggal 4 (Agustus) sudah bisa dampingi tim di Solo," tuturnya.

    Noor menjelaskan bahwa ada banyak pertimbangan yang akhirnya membuat manajemen memilih kembali mengontrak Jafri. Salah satunya, kata dia, Jafri sudah mengetahui karakter setiap pemain. Sebab, susunan pemain tidak mengalami banyak perubahan sejak Piala Jenderal Sudirman.

    "Kalau pelatih lain mungkin perlu penyesuaian, tapi kalau Jafri Sastra kan sudah mengenal betul karakter pemain," ucap Noor. Ia berharap kehadiran Jafri bisa mengangkat posisi Mitra Kukar dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.