Sambangi PSM Makassar, Dua Pilar Sriwijaya Masih Cedera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Sriwijaya FC mengikuti latihan perdana di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan, 14 April 2016. Sriwijaya FC terus melakukan persiapan dan mematangkan strategi untuk menghadapi kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC). ANTARA/Nova Wahyudi

    Para pemain Sriwijaya FC mengikuti latihan perdana di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan, 14 April 2016. Sriwijaya FC terus melakukan persiapan dan mematangkan strategi untuk menghadapi kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC). ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Palembang - Tim Sriwijaya FC akan berhadapan dengan PSM Makassar, Senin sore, 17 Oktober 2016. Dalam pertandingan lanjutan Torabica Soccer Championships di Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut, tidak semua pilar utama Sriwijaya FC diturunkan.

    Pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, menjelaskan, Alberto Gonzales dan Airlangga belum sembuh dari cedera hamstring (paha). Begitu juga Ichsan Kurniawan yang masih mengalami cedera di bagian lutut. Adapun Supardi berhalangan karena ada urusan keluarga. “Tapi seluruh tim siap bekerja keras, mulai pemain, pelatih hingga fisioterapis,” katanya, Senin, 17 Oktober 2016.

    Widodo bertekad timnya bisa mencuri poin di kandang PSM Makassar. Semua pemain yang dibawa ke Makassar dalam keadaan siap tempur. Dia meyakini para pemain Sriwijaya FC mampu bangkit kembali setelah menelan dua kekalahan beruntun sebelumnya.

    Kebangkitan kembali Sriwijaya FC dibuktikan dengan melibas Persegres Gresik United 3-0 pada laga terakhir Torabica Soccer Championships. Itu sebabnya, Widodo meminta para pemainnya kembali menunjukkan aksi terbaik dengan mencetak gol agar mampu meraih poin dalam laga tandang di Makassar. “Kami harus bisa meraih kemenangan melawan PSM Makassar,” ujarnya.

    Pemain Sriwijaya FC, Manda Cingi, menuturkan ia dan kawan-kawannya bertekad menjaga tren positif dalam papan klasemen sementara. Kedatangannya ke Makassar bukan sekadar menghabiskan laga, tapi mencuri poin dari tuan rumah.

    Meskipun PSM Makassar terbilang tim solid, Manda dan kawan-kawannya siap menghentikan pergerakan para pemain PSM, seperti Deny Marsel. "PSM Makassar adalah tim yang kuat. Tapi kami tidak gentar," ucap Manda.

    PARLIZA HENDRAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.