Gara-gara Karius, Klopp dan Neville Berbalas Pantun Sinis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga gawang Liverpool Loris Karius gagal menahan bola tendangan bebas pemain West Ham United, Dimitri Payet, dalam pertandingan Liga primer Inggris di kandang Liverpool, 11 Desember 2016. Action Images via Reuters/Lee Smith

    Penjaga gawang Liverpool Loris Karius gagal menahan bola tendangan bebas pemain West Ham United, Dimitri Payet, dalam pertandingan Liga primer Inggris di kandang Liverpool, 11 Desember 2016. Action Images via Reuters/Lee Smith

    TEMPO.COJakarta - Tampilan buruk Loris Karius telah membuat Liverpool tertinggal dalam perburuan gelar Liga Inggris. Kiper Jerman 23 tahun ini dianggap tampil buruk saat Liverpool dikalahkan Bournemouth 4-3 dan West Ham 2-2.

    Tampilan Karius juga telah menyebabkan saling lontar komentar pedas atau sinis antara pelatih Liverpool Juergen Klopp dan Gary Neville, mantan pemain Manchester United yang kini menjadi komentator televisi. Sebenarnya Phil Neville dan Jamie Carragher juga terlibat ikut mengkritik Karius, tapi keduanya tak banyak disinggung Klopp saat memberi komentar.

    Setelah Karius melakukan kesalahan dalam laga melawan Bournemouth yang membuat Liverpool kalah, ia dikritik Gary Neville—yang saat itu menjadi komentator di Sky Sports. Sang Kiper tak terima dan menjawab kritik itu dalam sebuah wawancara dengan menekankan kegagalan Neville saat menjadi pelatih Valencia. Sayangnya, setelah itu Karius kembali tampil buruk saat Liverpool ditahan West Ham. 

    Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, dibuat geregetan oleh ulah Karius. Ia menyebut kritik Neville itu beralasan dan penampilan kiper Jerman tersebut memang lemah dalam dua laga terakhir. "Kiper ini dikritik minggu lalu dan membalas Gary Neville serta me-mention saya," kata Carragher, yang pernah tampil 737 kali buat Liverpool. "Saran saya untuknya, 'tutup mulut dan lakukan tugasmu'."

    Saudara Gary Neville, Phil, juga ikut mencerca Karius. “Tutup mulutmu, lakukan tugasnya, pulanglah, nikmati teh dan bermainlah sepak bola," ujarnya dalam acara BBC, Match of the Day 2.

    Melihat pemainnya dicerca, Klopp tak terima. Ia menjawab kritik itu saat wawancara dengan jurnalis. Namun dia menyerang Gary Neville. Pelatih Jerman itu mengatakan kritik adalah hal biasa. 

    "Para pengamat, kebanyakan mantan pemain, lupa rasanya dikritik. Terutama Neville bersaudara; salah satunya pernah menjadi manajer, ia jelas tahu bahwa kritik tak membantu. Namun ia tak tertarik menolong pemain Liverpool, saya bayangkan, tapi hal itu membuat apa yang dia katakan tak masuk akal. Ia kesulitan menilai pemain saat menjadi pelatih, jadi mengapa kita membiarkan ia bicara soal para pemain di televisi?" tuturnya.

    Ia mengaku tak pernah mendengar para pengamat di televisi. "Saya yakin Carra tak banyak bicara positif soal pemain Manchester United. Jelas sekali Neville bersaudara tak suka Liverpool," ucap Klopp. 

    Gary Neville kemudian menjawab komentar Klopp itu lewat akun Twitter-nya. "Ha-ha. Saya bukan juru masak, tapi saya tahu steak yang bagus."

    Liverpool saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 31 poin, tertinggal tiga angka dibanding Arsenal dan enam angka dari Chelsea yang ada di atasnya.

    SOCCERWAY | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?