Persib Bandung Optimistis Bermain Lebih Baik Pada Laga ISL 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Bandung - Klub Persib Bandung optimistis bisa bermain lebih baik pada laga Indonesia Super League musim 2017. Sejumlah pemain baru yang berkwalitas bakal memperkuat Maung Bandung, julukan Persib.

    Hal itu dikemukakan oleh bomber Persib, Sergio Van Dijk. Pemain naturalisasi kelahiran Assen, Belanda, berusia 34 tahun itu merasa kepercayaan dirinya kian berlipat menyongsong ISL 2017.

    "Kepercayaan diri saya besar karena bermain di klub terbesar di Indonesia,” kata Sergio kepada wartawan seusai latihan rutin di lapangan Asprov di Jalan Lodaya, Kota Bandung, Rabu, 4 Januari 2016.

    Menurut Sergio, proses adaptasi antara pemain baru dan pemain lama menjadi penting agar bisa berprestasi pada laga ISL 2017. Banyaknya pemain yang baru yang bergabung membuat konstelasi Persib harus berbenah agar segera terjadi penyesuaian. "Proses beradaptasi mungkin bisa lancar, bisa juga susah,” ujarnya.

    Sergio berharap agar proses adaptasi bisa berlangsung cepat melalui aktifitas latihan rutin. Kwallitas masing-masing pemain Persib bisa terlihat. “Mudah-mudahan kami bisa bikin prestasi yang lebih bagus lagi," ucapnya.

    Striker yang khas dengan kepala plontos itu bergabung dengan Persib pada pertengahan Mei 2016 silam. Selama kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, Sergio merupakan pemain paling produktif. Dia mampu mengkoleksi 12 gol dan satu assist.

    Beberapa muka baru dipastikan bergabung dengan Persib Bandung. Antara lain Shohei Matsunaga, Dedi Kusnandar, Wildansyah, Patrick Cruz, serta Alex Willian. Sebelumnya Pelatih Kepala Persib Djajang Nurjaman mencoret belasan pemain yang berjibaku pada ajang Torabika Soccer Championship 2016.

    Sekitar 11 pemain Persib yang kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen Persib. Di antaranya, Dias Angga Putra, Taufiq, Rachmad Hidayat, Rudiyana, Yandi Sofyan, Robertino Pugliara, Diogo Alves Ferreira, Agung Pribadi, Samsul Arief, Purwaka Yudi, dan yang lainnya.

    Dedi Kusnandar sebenarnya merupakan muka lama di Persib Bandung. Pria kelahiran Sumedang, 25 tahun silam itu mengaku keputusannya meninggalkan Sabah FA, Malaysia,  karena ingin Persib merebut kembali trofi juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

    Dedi mengaku senang bisa kembali membela Maung Bandung. Baginya, Persib adalah tim besar. Tekanan terhadap pemain juga besar. “Saya pun harus tetap menjaga skill saya dan bisa lebih bagus lagi supaya bisa memberikan yang maksimal buat tim impian saya ini."

    AMINUDIN A.S

    VIDEO: Ezra Walian Pemain Ganteng yang Diincar Timnas Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.