Sabtu, 24 Februari 2018

Pulang dari AFF, Bek Timnas, Abdul Rahman, Banjir Tawaran

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 11 Januari 2017 14:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pulang dari AFF, Bek Timnas, Abdul Rahman, Banjir Tawaran

    Pemain Persiba, Abdul Rahman. (Twitter)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain tim nasional Indonesia di Piala AFF 2016, Abdul Rahman, kebanjiran tawaran menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia 2017. Setidaknya dua tim sudah mendekatinya.

    Abdul Rahman enggan menyebutkan dua tim yang sudah melakukan pendekatan kepadanya itu. Dia menyatakan belum memberikan jawaban kepada dua tim besar yang santer disebut sebagai PSM Makasar dan Mitra Kukar itu.  

    “Aku belum bisa kasih jawaban, tapi mereka mengerti," ucapnya.

    Rahman menjelaskan, dia belum memberi jawaban karena masih ingin bersama tim yang dibelanya pada ISC 2016, Persiba Balikpapan. Dia menyatakan masih menunggu penawaran dari Persiba, apakah akan menggunakan jasanya atau tidak pada kompetisi tahun ini.

    “Belum bergabung dengan tim mana pun saat ini. Masih menunggu penawaran Ketua Umum Persiba,” ujar pemain 25 tahun itu.

    Rahman mengaku ingin meningkatkan prestasi Persiba agar menjadi tim yang disegani di Indonesia. Prestasi Persiba pada Indonesia Soccer Championship 2016 tak memuaskan karena hanya menempati posisi ketiga belas di klasemen akhir.

    Kecintaan Rahman kepada Persiba bisa dibilang sangat besar. Maklum, dia merupakan hasil didikan akademi tim berjulukan Beruang Madu itu.

    “Masih berat saya meninggalkan Persiba. Saya mau angkat Persiba ke papan atas,” tuturnya.

    S.G. WIBISONO

    Baca:
    Man United Kalahkan Hull, Ada 5 Kesimpulan Menarik
    Hadapi ISL 2017, Zulkifli Syukur Berlabuh di PSM Makassar
    Kejutan, Arsenal Beli Cohen Bramall, Pemain Muda Klub Gurem



     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.