Tekuk Selandia Baru, Peru Tim Terakhir Lolos Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Peru Christian Ramos, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Selandia Baru pada pertandingan play-off kedua di Stadion Nacional de Lima, Peru, 16 November 2017. Peru mengalahkan Selandia Baru 2-0 dan berhasil lolos ke Piala Dunia 2018. REUTERS/Mariana Bazo

    Pemain Peru Christian Ramos, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Selandia Baru pada pertandingan play-off kedua di Stadion Nacional de Lima, Peru, 16 November 2017. Peru mengalahkan Selandia Baru 2-0 dan berhasil lolos ke Piala Dunia 2018. REUTERS/Mariana Bazo

    TEMPO.CO, Jakarta - Peru menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2018. Peru melaju setelah mengalahkan Selandia Baru 2-0 dalam leg kedua play-off, Kamis pagi WIB.

    Kedua tim bermain imbang 0-0 pada leg pertama di Wellington, Sabtu, 11 November lalu. Dalam laga itu, Peru mampu membuka keunggulan pada menit ke-27 ketika Jefferson Farfan melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti untuk melengkapi suatu skema serangan balik.

    Selandia Baru memasukkan Chris Wood saat turun minum untuk mencari gol tandang yang sangat penting. Serangkaian bola panjang yang ditujukan kepada penyerang Burnley itu memaksa Peru bertahan pada fase awal babak kedua.

    Namun "The Kiwis" justru kebobolan lagi lewat Christian Ramos pada menit ke-64. Pemain itu menyambar bola liar dari tendangan sudut dan melesakkannya ke bagian atas gawang lawan dari jarak dekat.

    Peru lolos untuk kelima kalinya. Tim Amerika Selatan itu terakhir kali tampil dalam Piala Dunia pada 1982. Mereka menghuni posisi sepuluh dalam daftar peringkat FIFA dan akan berada di grup unggulan kedua ketika pengundian Piala Dunia 2018 di Moskow pada 1 Desember.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.