PSMS Medan Vs Persebaya di Final, Djadjang: Promosi Lebih Penting

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman, di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara. Mantan pelatih Persib Bandung itu resmi terpilih sebagai pelatih baru PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 PSSI. ANTARA/Septianda Perdana

    Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman, di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara. Mantan pelatih Persib Bandung itu resmi terpilih sebagai pelatih baru PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 PSSI. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, JakartaPSMS Medan akan menghadapi Persebaya Surabaya di final kompetisi Liga 2 2017. Pertandingan final dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Selasa malam, 28 November 2017.

    Kedua tim bertanding di final dengan perasaan suka cita. Sebab, mereka sama-sama telah memastikan tiket promosi ke kompetisi Liga 1 2018 berkat kemenangan di semifinal.

    PSMS di semifinal mengalahkan PSIS Semarang dalam drama 120 menit dengan skor 2-0. Sedangkan Persebaya mewujudkan ambisi promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan Martapura FC dengan skor 3-1.

    Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, belum bisa menghilangkan euforianya mampu membawa tim kesayangan warga Medan promosi ke kompetisi level tertinggi di Tanah Air.

    Menurut Djanur—sapaan akrabnya—promosi ke Liga 1 seperti lebih bermakna dibanding gelar juara. Hal itu tidak lain karena hampir 10 tahun PSMS tidak berkiprah di kompetisi kasta puncak.

    "Saya bersyukur kepada Allah bahwa akhirnya PSMS kembali ke Liga 1. Pertandingan semifinal buat kami adalah final," ucap Djanur. "Rasanya promosi ini lebih penting karena PSMS sudah menginjakkan kaki kembali di Liga 1."

    PSMS terakhir kali berlaga di kompetisi tertinggi saat berkiprah dalam ISL 2008/2009. Di akhir musim saat itu, PSMS finis di peringkat ke-15 sehingga harus menjalani play-off melawan peringkat empat Divisi Utama untuk bertahan di ISL.

    Persebaya adalah lawan PSMS di babak play-off itu. PSMS harus menerima kenyataan gagal bertahan di ISL karena kalah adu penalti dari Persebaya di Stadion Siliwangi.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.