Liga Champions: Tekuk Man City, Pelatih Shakhtar Berkostum Zorro

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Shakhtar Donetsk, Paulo Fonseca, memakai kostum Zorro, saat menghadiri konferensi pers setelah timnya mengalahkan Manchester City di Liga Champions, 6 Desember 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko

    Pelatih Shakhtar Donetsk, Paulo Fonseca, memakai kostum Zorro, saat menghadiri konferensi pers setelah timnya mengalahkan Manchester City di Liga Champions, 6 Desember 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub asal Ukraina, Shakhtar Donetsk, lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 2-1, Kamis dinihari WIB.

    Seusai pertandingan, pelatih tim itu, Paulo Fonseca, pun langsung memenuhi nazarnya. Ia datang ke konferensi pers dengan memakai kostum Zorro, karakter fiksi pahlawan bertopeng dan berpedang ciptaan Johnston McCulley.

    Pelatih 44 tahun itu menyatakan saat itu sebagai momen terindah dalam kariernya. "Ini konferensi pers yang paling menyenangkan dalam karier saya," kata dia.

    Ekspresi para pemain Manchester City Bernardo Silva, Phil Foden, Ilkay Gundogan dan Yaya Toure, saat meninggalkan lapangan setelah dikalahkan Shakhtar Donetsk 2-1 pada pertandingan Liga Champions Grup E di stadion Metalist, Kharkiv, Ukraina, 7 Desember 2017. Action Images via Reuters/Andrew Couldridge

    Shakthar hanya butuh satu poin saat melawan City untuk lolos. Ternyata mereka mampu menang 2-1, sekaligus membuat klub Inggris yang jadi lawannya menderita kekalahan pertama musim ini.

    "Malam ini kami bermain nyaris ideal," kata Fonseca. "Kami disiplin dalam bertahan dan aktif dalam menyerang."

    Sebagai runner-up, Shakhtar Donetsk kemungkinan akan bertemu tim kuat dalam undian babak 16 besar Liga Champions, Senin mendatang. Calon lawan mereka termasuk klub Inggris lainnya, Manchester United dan Liverpool, serta Barcelona dan PSG.

    REUTERS | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.