Tekuk MU, Manchester City Juara Paruh Musim Liga Inggris

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United Luis Antonio Valencia, mencoba menghadang laju bola dari pemain Manchester City Leroy Sane pada pertandingan International Champions Cup di Houston, 20 Juli 2017. AP/David J. Phillip

    Pemain Manchester United Luis Antonio Valencia, mencoba menghadang laju bola dari pemain Manchester City Leroy Sane pada pertandingan International Champions Cup di Houston, 20 Juli 2017. AP/David J. Phillip

    TEMPO.CO, JakartaManchester City berhasil menumbangkan rival sekotanya Manchester United (MU) dengan skor 1-2 pada laga pekan ke-16 Liga Inggris, Ahad malam 10 Desember 2017. Dengan hasil itu, Manchester City memastikan diri menjadi juara paruh musim dengan perolehan 46 angka.

    Meskipun bermain di Old Trafford, markas MU, Manchester City mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Mereka bahkan hampir saja unggul pada menit ke-17 jika tendangan Gabriel Jesus tak mampu dibendung oleh David De Gea yang tampil luar biasa.

    De Gea kembali menjadi pahlawan bagi MU pada menit ke-42. Kali ini dia menyelamatkan gawangnya dari kebobolan setelah menepis tendangan Leroy Sane dari sisi kiri kotak pinalti.

    Namun De Gea itu akhirnya harus memungut bola dari jalanya setelah situasi kemelut di depan gawangnya berhasil dimanfaatkan David Silva. Gelandang serang asal Spanyol itu membuat gol setelah memanfaatkan umpan sundulan Nicholas Otamendi yang memenangkan duel dengan Romelu Lukaku.

    Tertinggal 0-1 membuat MU mencoba bermain lebih terbuka. Tekanan MU berbuah hasil pada masa tambahan waktu. Berawal dari kesalahan Fabian Delph dalam mengantisipasi umpan silang, Marcus Rashford berhasil menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama.

    Pada awal babak kedua Manchester City semakin meningkatkan tekanannya ke pertahanan MU. Manajer Pep Guardiola menarik keluar Vincent Kompany dan memasukkan Ilkay Gundogan.

    Alhasil MU harus bertahan lebih ke dalam dan membuat mereka kesulitan menciptakan peluang.

    Sembilan menit babak kedua berjalan, Manchester City kembali unggul. Kali ini Otamendi mencetak gol setelah upaya Romelu Lukaku menyapu bola di kotak pinaltinya sendiri gagal.

    Bola membentur tubuh Chirs Smalling dan langsung mengarah kepada Otamendi yang tinggal berhadapan dengan De Gea. Sontekan bek asal Argentina itu pun membuat De Gea kembali memungut bola dari jalanya.

    Guardiola kembali bermain normal setelah menarik keluar Jesus dan memasukkan Eliaquim Mangala semenit setelah gol kedua Manchester City. Kembalinya pertahanan 4 bek Manchester City membuat MU yang mencoba menyamakan kedudukan pun kesulitan.

    Pada menit ke-70 De Gea kembali tampil gemilang. Tembakan Kevin De Bruyne yang mengarah tepat ke pojok kanan bawah gawang MU mampu dimentahkan De Gea.

    Manajer MU, Jose Mourinho bahkan harus memasukkan Zlatan Ibrahimovic dan Juan Mata pada menit ke-76 dan 79 untuk menambah daya gedor timnya. Strategi itu nyaris berhasil jika penjaga gawang Manchester City, Ederson, tak melakukan penyelamatan ganda pada menit ke-65. Ederson menggagalkan tembakan Romelu Lukaku dan Juan Mata secara berturut-turut.

    Hingga babak kedua usai, kedudukan 1-2 untuk tim tamu tetap bertahan. Manchester City pun memperlebar jarak dengan MU di papan klasemen menjadi 11 angka. Dengan 3 laga tersisa di paruh musim ini, MU tak akan mungkin dapat mengejar perolehan angka City.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.