Sabtu, 24 Februari 2018

Liga Champions, Presiden PSG: Real Madrid Dibantu Wasit

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Febriyan

Kamis, 15 Februari 2018 13:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liga Champions, Presiden PSG: Real Madrid Dibantu Wasit

    Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang PSG dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, 15 Febrauri 2018. REUTERS/Paul Hanna

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Paris Saint-Germaine Nasser Al-Khelaifi menilai kemenangan Real Madrid atas timnya dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champions tak lepas dari peran wasit Gianluca Rocchi yang memimpin pertandingan. Dia menilai PSG banyak dirugikan pengadil asal Italia itu.

    Al-Khelaifi mengatakan keputusan kontroversial Rocchi dalam laga tersebut sama seperti saat PSG dikandaskan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Menurut dia, sejumlah keputusan salah yang ditetapkan wasit berdampak besar saat PSG berhadapan dengan tim sebesar Real Madrid atau Barcelona.

    "Kami juga dapat berbicara soal wasit," katanya dalam wawancara dengan media beIN Sports, yang merupakan kepunyaan pria asal Qatar itu. "Dua kartu kuning yang seharusnya tidak diberikan dan keputusan offside pada Kylian Mbappe yang juga salah."

    "Hal-hal kecil seperti ini dapat memberikan perbedaan saat melawan tim besar, seperti Real Madrid. Memang ini bukan satu-satunya hal yang membuat kami kalah, tapi tentu saja ini membantu Real," tuturnya.

    Dia pun meminta badan sepak bola Eropa, UEFA, mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan wasit seperti ini. "Tahun lalu di Barcelona, kesalahan wasit. Hari ini, lagi-lagi wasit. Saya kira UEFA harus melakukan sesuatu," ujarnya.

    Senada dengan Al-Khelaifi, pelatih Unai Emery menyatakan PSG telah dirugikan wasit. Menurut dia, PSG seharusnya mendapatkan penalti saat kapten Madrid, Sergio Ramos, menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti.

    "Saya tak senang dengan cara wasit memimpin pertandingan. Hal kecil bisa menjadi sesuatu yang besar," ucapnya. "Kami seharusnya mendapatkan penalti, yang disebabkan handball Sergio Ramos."

    "Ada juga pelanggaran terhadap Kimpembe saat mereka merancang gol. Saya bahagia dengan cara kami bermain, tapi tidak senang dengan hasilnya. Saya percaya wasit lebih dekat dengan Real Madrid ketimbang kami," katanya.

    PSG menelan kekalahan 3-1 dari Real Madrid. Neymar cs sebenarnya sempat unggul lewat Adrien Rabiot. Namun sebelum turun minum Madrid mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran yang dibuat Giovani Lo Celso terhadap Toni Kroos.

    Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor pun mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pada babak kedua, Ronaldo menambah koleksi golnya dan kemenangan Real Madrid pun ditutup dengan gol dari Marcelo pada menit ke-86.

    ESPN


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.