Senin, 19 November 2018

Pelatih Persib Tak Mau Pikirkan Nasib Laga Persija Dan PSM

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSM Makassar, M. Rahmat (kanan), berusaha melewati pemain Persib, Victor Igbonefo (kiri), dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Rabu, 24 Oktober 2018. Adapun Persib tetap di urutan kedua dengan 45 poin. ANTARA/Yusran Uccang

    Pemain PSM Makassar, M. Rahmat (kanan), berusaha melewati pemain Persib, Victor Igbonefo (kiri), dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Rabu, 24 Oktober 2018. Adapun Persib tetap di urutan kedua dengan 45 poin. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih kepala Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez enggan pusing memikirkan dua pesaing terdekatnya yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar dalam peluang perebutan juara Liga 1 2018. Dia tak mau memikirkan bagaimana hasil laga kedua tim tersebut dan hanya fokus pada permainan Persib sendiri. 

    Pelatih asal Argentina itu hanya ingin fokus dengan permainan anak asuhnya saat akan menjalani 5 laga terakhir. Terdekat, Persib bakal menjamu PSMS Medan di stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat, 9 November 2018.

    "Kami tidak memikirkan nasib tim lain, kami hanya memikirkan Persib saja, dan memenangkan lima pertandingan lagi, jika itu menang oke,  tapi kalaupun tidak ya tidak apa-apa," kata Gomez di Bandung, Selasa, 6 November 2018.

    Nasib Persib untuk menjadi juara Liga 1 2018 kini memang tak lagi bergantung pada hasil mereka sendiri. Skuad Maung Bandung saat ini berada di posisi kedua klasemen Liga 1 dengan 49 angka, tertinggal 4 angka dari PSM Makassar yang berada di puncak. Sementara Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan selisih 1 angka saja dari Persib.  Namun Persija masih memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak. 

    Artinya Persib harus memenangkan lima laga tersisa sambil berharap PSM Makassar dan Persija tersandung di sisa laga mereka. Persib sendiri sebenarnya memiliki jadwal yang lebih mudah ketimbang dua lawannya itu. Mereka hanya harus menghadapi Barito Putera dan PSIS Semarang sebagai lawan terberatnya karena keduanya menghuni papan tengah klasemen Liga 1. Sementara tiga lawan lainnya - Persela Lamongan, Perseru Serui dan PSMS Medan - merupakan penghuni papan bawah.

    PSM Makassar dan Persija apes karena mereka masih harus saling bunuh pada laga 16 November mendatang. PSM juga masih menyisakan lawan berat seperti Persebaya Surabaya, Bali United dan juara bertahan Bhayangkara FC. Satu lawan lainnya adalah juru kunci kasemen PSMS Medan.

    Persija juga masih harus menghadapi 2 tim papan atas di sisa Liga 1 2018 ini. Selain PSM Makassar, Marko Simic cs masih harus meladeni Bali United. Sementara empat lawan lainnya - PS Tira, Sriwijaya FC, Mitra Kukar dan Persela Lamongan - berada di papan bawah.

    Degan peta pertandingan di akhir musim seperti itu, Mario Gomez pun optimis bahwa peluang mereka menjadi juara Liga 1 musim ini masih terbuka lebar. 

    "Untuk menjadi juara, ya kami sudah tahu itu. Semua tim memiliki kesulitannya masing -masing. PSM akan ketemu Persija, lalu Bhayangkara.  terus Persija juga akan ketemu PS Tira, PSM juga Bali," kata Mario Gomez.

     


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.