Minggu, 18 November 2018

Man City Vs Shakhtar 6-0: Ada Cerita Penalti Kontroversial

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City, Raheem Sterling melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Shakhtar Donetsk dalam pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 8 November 2018. REUTERS/Andrew Yates

    Gelandang Manchester City, Raheem Sterling melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Shakhtar Donetsk dalam pertandingan Grup F Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 8 November 2018. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada penalti yang kontroversial saat Manchester City mencukur Shakhtar Donetsk 6-0 dalam pertandingan Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis dinihari WIB. Yang menarik, pemain City, Raheem Sterling, ikut meminta maaf atas penalti yang menguntungkan timnya itu.

    Penalti itu terjadi pada menit ke-24, saat kedudukan sudah 1-0. Raheem sterling saat itu melakukan serangan ke arena penalti lawan. Ia terjatuh saat kiper Donetsk, Andriy Pyatov, berusaha merebut bola.

    Sebenarnya tidak ada pelanggaran terhadap Sterling, apalagi kontak fisik, tapi Kassai yang adalah wasit berpengalaman justru menunjuk titik putih. Penalti itu kemudian diambil Gabriel Jesus dan menjadi gol.

    Sterling mengakui tak ada pelanggaran oleh kiper lawan saat itu. "Saya berusaha mencongkel bola dan tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak merasakan kontak fisik, saya hanya mencongkel bola, mohon maaf kepada wasit," kata dia seusai pertandingan.

    Sementara itu pelatih Shakhtar asal Portugal, Paulo Fonceca, hanya tertawa ketika ditanya soal penalti tersebut. "Sulit kalau bicara soal penalti setelah melihat hasil pertandingan seperti ini - tapi itu jelas konyol. Hanya itu bisa saya katakan," ujar Fonseca.

    Ia melanjutkan dengan pahit. "Semua orang bisa melihatnya, tapi bukan karena penalti itu kami kalah."

    Pelatih Manchester City, Pep Guardiola juga setuju bahwa wasit mengambil keputusan yang keliru, dan insiden tersebut bisa mendorong agar sistem video alat bantu wasit (VAR) segera digunakan.

    "Saya juga menyadari bahwa itu sebenarnya bukan penalti. Kami tidak suka mencetak gol dengan cara seperti itu," kata Guardiola sambil menambahkan bahwa Sterling bisa berbicara kepada wasit pada saat itu.

    Guardiola menlanjutkan, "Anda tahun apa itu VAR dan mengapa wasit harus dibantu dengan alat itu karena mereka juga tidak ingin melakukan kesalahan. Pertandingan berlangsung begitu cepat, sangat cepat akhir-akhir ini. Hanya perlu sepuluh detik bagi seseorang untuk berbicara kepada wasit."

    Dalam laga itu Jesus memborong tiga gol, termasuk dua dari titik penalti. Sterling ikut menambah satu gol. Sedangkan dua gol lain ke gawang Shakhtar Donetsk diceploskan David Silva dan Riyad Mahrez.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.