Senin, 10 Desember 2018

Wartawan Tempo Jadi Juri Ballon d'Or untuk Kedelapan Kalinya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric melambaikan tangan saat meraih tropi Ballon d'Or dalam acara Ballon d'Or ke-63 di The Grand Palais, Paris, 3 Desember 2018.  REUTERS/Benoit Tessier

    Gelandang Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric melambaikan tangan saat meraih tropi Ballon d'Or dalam acara Ballon d'Or ke-63 di The Grand Palais, Paris, 3 Desember 2018. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Tempo menjadi media Indonesia satu-satunya yang terpilih oleh majalah France Football untuk ikut dalam pooling pemilihan penerima penghargaan Ballon d'Or. Redaktur Tempo, Nurdin Saleh, menjadi satu dari 176 jurnalis yang ikut menentukan terpilihnya Luka Modric tahun ini.

    Nurdin ikut serta dalam pooling penghargaan tersebut sejak 2011, tepatnya sejak France Football dan FIFA menyatukan penghargaan Pemain Terbaik FIFA dengan Ballon d'Or menjadi FIFA Ballon d'Or.

    "Awalnya saya mendapatkan rekomendasi dari seorang kawan wartawan Jepang yang saya kenal ketika meliput Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Saya lantas mendapatkan surat elektronik dari France Football untuk ikut polling itu pada 2011," ujarnya.

    Penghargaan pemain terbaik FIFA sebelumnya ditentukan oleh suara kapten timnas dan pelatih timnas di seluruh dunia. Sementara Ballon d'Or ditentukan oleh suara jurnalis olahraga di sejumlah negara.

    "Saat digabung menjadi FIFA Ballon d'Or, kriteria pemilihnya juga digabung sampai akhirnya penghargaan ini kembali di pisah pada 2016," ujarnya.

    Untuk tahun ini, Nurdin mengaku tak heran dengan terpilihnya Luka Modric. Menurut dia, gelandang Real Madrid dan Timnas Kroasia itu memang layak menjadi pemain terbaik di dunia karena perannya.

    "Kegagalan Modric hanya satu, tak bisa membawa Kroasia menang di final Piala Dunia 2018," tuturnya.

    Meskipun demikian, dia mengaku tak mencantumkan Modric sebagai pilihan pertama dalam daftar pemain yang dia kirimkan kepada France Football. Nurdin lebih memilih penyerang Atletico Madrid dan Timnas Prancis, Antoine Griezmann sementara Modric berada di posisi kedua.

    "Griezmann juga layak jadi pemenang. Dia mengantarkan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 dan Atletico Madrid merebut juara Liga Eropa, prestasinya tak kalah dari Modric," kata Nurdin.

    "Tiga pemain lainnya yang masuk ke dalam daftar saya adalah Messi, Ronaldo, dan Mbappe."

    Meskipun demikian, dia tak kecewa karena Griezmann gagal meraih gelar juara Ballon d'Or. Dalam perhitungan suara, Luka Modric mendapatkan 753 angka sementara Griezmann berada di posisi ketiga dengan 414 angka. Posisi kedua diduduki Cristiano Ronaldo dengan 476 angka.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.