JK: Erick Thohir Memenuhi Kriteria Jadi Ketua Umum PSSI

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Erick Thohir saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo, Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019. TEMPO/Ratih Purnama

    Ketua Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Erick Thohir saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo, Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019. TEMPO/Ratih Purnama

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Erick Thohir memenuhi kriteria sebagai Ketua Umum PSSI. Pengusaha itu dianggap cocok menggantikan Eddy Rahmayadi yang mundur beberapa waktu lalu.

    JK mengatakan, Ketua PSSI harus memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang sepakbola. "Apakah dia pernah pengurus atau pernah jadi pemain sepakbola," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019.

    Menurut JK, calon Ketua PSSI yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai sepakbola tak akan bisa memperbaiki organisasi tersebut, apalagi meningkatkan prestasinya. "Di Piala Asia kita hanya sampai di babak penyisihan," ujarnya.

    Selain kriteria tersebut, JK mengatakan Ketua PSSI juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Kriteria lainnya ialah sosok tersebut tidak punya kepentingan ekonomi. Dari seluruh di atas, JK menyebut Erick Thohir bisa memenuhinya. "Dia (punya) kriteria yang saya katakan tadi," ujar JK.

    Meski menilai Erick yang terbaik, dia mengatakan keputusan berada di tangan masyarakat pecinta bola. PSSI sendiri memiliki hak suara memilih pemimpinnya.

    Eddy Rahmayadi mengundurkan diri sebagai Ketua PSSI dalam Kongres yang digelar pertengahan Januari lalu. Posisinya diisi oleh Joko Driyono yang merupakan Wakil Ketua PSSI.

    Sejumlah nama mencuat menyatakan ingin menjadi Ketua PSSI. Mereka antara lain Ketua PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Mahfud MD, hingga Basuki Tjahaja Purnama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.