5 Catatan Penting Liga Inggris Pekan 26: Sarri, Pogba, Mane

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneyrang Manchester City, Sergio Aguero melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 10 Februari 2019. Manchester City bantai Chelsea 6-0. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Peneyrang Manchester City, Sergio Aguero melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 10 Februari 2019. Manchester City bantai Chelsea 6-0. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Rangkaian pertandingan Liga Inggris pekan ke-26, pada akhir minggu lalu, telah menampilkan satu kejutan besar: Manchester City mencukur Chelsea 6-0.

    Selain di laga tersebut, tim unggulan lainnya mampu meraih kemenangan: Manchester United menekuk Fulham 3-0, Liverpool menang 3-0 di kandang Bournemouth, Arsenal unggul 2-1 saat menyambangi Huddersfield, dan Tottenham menang 3-1 atas Leicester.

    Berikut sejumlah catatan dari rangkaian pertandingan tersebut:

    1. Manchester City memberi jawaban

    Tampil perkasa di awal musim, Manchester City sempat kedodoran dan dua kali kalah beruntun, oleh Crystal Palace dan Leicester. Kemunduran itu membuat Liverpool muncul menjadi kandidat kuat juara. Namun, belakangan City memberi jawaban dengan kemenangan demi kemenangannya.

    Baca: Manchester City vs Chelsea 6-0, Sergio Aguero BIkin 7 Rekor

    Sejak dua kekalahan tersebut di atas, City telah memenangkan lebih banyak pertandingan (7), mencetak lebih banyak gol (23) dan memenangi lebih banyak poin (21) daripada tim Liga Inggris lainnya. Kemenangan Chelsea (6-0) adalah yang paling mengesankan.

    Sergio Aguero, yang mencetak hat-trick ke gawang The Blues, menjadi kunci kebangkitan City. Dia mencetak delapan gol di liga pada 2019, dua kali lipat melebihi pemain lain.

    2. Chelsea penuh nestapa

    Dalam tiga laga pertamanya pada 2019, Chelsea hanya kebobolan tiga gol. Dalam tiga laga berikutnya mereka 10 kali dibobol lawan.

    Baca: Kekalahan Chelsea, Italia, dan Permainan Politik Bola

    Apa yang terjadi? Maurizio Sarri tampaknya telah kehilangan kendalinya di ruang ganti. Ia bersuara negatif soal pemainnya setelah dikalahkan Arsenal. Ia seperti memulai perang dan kini terlihat bahwa ia gagal memenanginya.

    Tahun ini, mereka kebobolan lebih banyak gol ketimbang tim lain, kecuali Fulham. Di lapangan, permainan mereka sangatlah buruk, terutama saat dikalahkan Bournemouth 4-0 dan Manchester City 6-0.

    Selanjutnya: Pobga, Mane, Iwobi


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.